<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88874">
 <titleInfo>
  <title>TOTAL MIKROBA DAN CEMARAN BAKTERI PATOGEN PADA IKAN KAKAP(LUTJANUS SP.)ASAL PERAIRAN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARLIN YULIANA ARIMBI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu untuk mendeteksi total mikroba yang ada didalam ikan segar adalah dengan pemeriksaan Angka Lempeng Total (ALT) di laboratorium. Produk bahan pangan  ikan segar dikategorikan aman jika total koloni bakteri Total Plate Count (TPC) tidak melebihi 5 x 105 CFU/gram sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total mikroba dan cemaran bakteri patogen pada ikan kakap (Lutjanus sp.) asal perairan Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan sembilan ekor ikan kakap berukuran sama yang berasal dari tiga kelompok nelayan yaitu A, B, dan C dalam rentang waktu yang hampir sama di perairan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh. Analisis data pada penelitian ini secara deskriptif terhadap jumlah ALT dan cemaran bakteri patogen pada ikan kakap asal perairan Banda Aceh. Hasil penelitian ini menunjukkan ikan kakap asal perairan Banda Aceh yang diperoleh dari nelayan B yaitu 4,6 x 104 CFU/gram dan C dengan jumlah 3.0 x 104 CFU/gram sesuai dengan perhitungan ALT masih berada dibawah batas SNI, sedangkan ikan kakap yang didapat dari nelayan A dengan jumlah 8,13 x 105 CFU/gram, dan cemaran bakteri patogen yang didapat yaitu bakteri Bacillus cereus dan Staphylococcus aureus.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ikan kakap (Lutjanus sp.), perairan Banda Aceh, Angka Lempeng Total, Bacillus cereus, dan Staphylococcus aureus</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88874</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-12 19:48:51</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-15 09:07:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>