ANALISIS FINANSIAL PENGOLAHAN SABUT KELAPA PADA UD. BINA USAHA DI DESA LAMNGA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS FINANSIAL PENGOLAHAN SABUT KELAPA PADA UD. BINA USAHA DI DESA LAMNGA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

MORINA WILLIAM - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705102010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

MORINA WILLIAM (070510201000) dengan judul ANALISIS FINANSIAL PENGOLAHAN SABUT KELAPA PADA UD. BINA USAHA DI DESA LAMNGA KECAMATAN MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR, dibawah bimbingan Agustina Arida, SP, M.Si dan Dr. Ir. Sofyan, M.Agric, Sc
Analisis finansial adalah suatu analisis yang membandingkan antara biaya dan manfaat untuk menentukan apakah suatu proyek akan menguntungkan selama umur proyek. Dengan mengetahui analisis finansial, para pembuat keputusan dapat segera melakukan penyesuaian bilamana proyek tersebut berjalan menyimpang dari rencana semula. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara finansial usaha pengolahan sabut kelapa pada UD. Bina Usaha di Desa Lamnga Kecamatan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar dan menganalisis ketersedian bahan baku sabut kelapa dengan analisis regresi linear sederhana dan analisis deskriptif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus (case study). Model analisis yang digunakan adalah analisis finansial (NPV, Net B/C, IRR dan BEP), analisis regresi linear sederhana dan analisis deskriptif.
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Industri pengolahan sabut kelapa pada UD. Bina Usaha di Desa Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar layak diusahakan bila ditinjau dari aspek finansial. Hal ini dapat dilihat dari nilai NPV > 0 yaitu sebesar Rp. 71.315.374; Net B/C >1 yaitu sebesar 1,46 dan IRR lebih besar dari tingkat suku bunga yang berlaku yaitu sebesar 33,48 % serta BEP terjadi dalam umur ekonomis usaha yaitu pada tahun ke 7 hari ke 5. Dari hasil analisis sensititivas pada asumsi I (biaya operasional naik 10 %, manfaat tetap), usaha masih dianggap layak dengan nilai NPV= Rp. 26.134.831; Net B/C= I,I7;IRR= 18,21%; dan BEP terjadi pada tahun ke 7 hari ke 14. Pada asumsi II (biaya operasional tetap, manfaat turun 10 %), usaha masih layak dengan nilai NPV= Rp. Rp. 3.543.094; Net B/C= 1,02; IRR=18,48 %; dan BEP terjadi pada tahun ke 9 hari ke 9. Hasil estimasi luas tanam dan produksi komoditi kelapa di Kabupaten Aceh Besar pada tahun 2011-2020 dapat disimpulkan bahwa tersedianya bahan baku sabut kelapa dimasa akan datang. Sehingga industri pengolahan sabut kelapa UD. Bina Usaha memiliki peluang besar untuk dikembangkan.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK