Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
DAMPAK MEDIA INTERNET TERHADAP PRILAKU SEKSUAL PADA REMAJA (NETTER) DI KOTA BANDA ACEH (SUATU STUDI KASUS DI DESA RUKOH, DARUSSALAM)
Pengarang
Wahyu Ningsih - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0261430024
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Masa remaja merupakan masa yang paling rawan dalam rentan kehidupan manusia. Masa di mana untuk menemukan identitas dan menentukan arah yang akan dituju, masa yang sulit ini menjadi tambah sulit dengan adanya kontradiksi dalam masyarakat. Remaja yang pada umumnya memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, sehingga sering kali mencoba-coba, menghayal, dan merasa gelisah, mulai merasakan dan ketagihan. Pada periode ini remaja cenderung tidak realistik, meningkatnya minat terhadap seks, mencari tahu lebih banyak melalui berbagai media yang salah satunya
adalah internet. Dalam memahani peran seks, remaja sering menyalah artikan apa itu seks. Seorang remaja yang berada pada tahap puber, dimana kelenjar atau hormon seksual berkembang membuat dorongan seksual menjadi lebih kuat, secara naluriah remaja akan bertanya masalah yang berhubungan dengan seks. Di mana saat ini seks bukanlah lagi menjadi masalah sekunder melainkan telah menjadi masalah primer. dimana yang dahulunya membicarakan seks merupakan hal yang dianggap tabu, namun kini seks mulai dibicarakan secara bebas oleh para remaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak negatif dari media internet terhadap prilaku seksual remaja dan prilaku seksual yang bagaimanakah yang sering dilakukan oleh remaja. Sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 5 orang responden, dari 20 orang sampel, responden merupakan remaja pengguna internet secara rutin. Hasil penelitian ini didapatkan secara langsung dari responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen yang digunakan adalah wawancara dan observasi. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini adalah remaja kini yang menganggap seks bukanlah hal baru melainkan sudah biasa, kurangnya pendidikan dan bimbingan dari orang tua tentang seks, teman dan lingkungan sangatlah berpengaruh terhadap terjadinya penyimpangan-penyimpangan. Sebuah kebiasaan prilaku seks menyimpang yang bermula dari coba-coba hingga ketagihan. Seksual yang lazimnya di motivasi oleh hasrat mencari kesenangan jasmani, mengisi kekosongan, atau sekadar memenuhi rasa keingintahuan remaja. Media internet merupakan salah satu media pendukung terjadinya penyimpangan-penyimpangan seksual karena kelainan objek (Troilisme, oral suxual, pornography, obsenity, onani dan masturbasi) dan penyimpangan prilaku secara etika seksual (frottage, pelacuran dan zina).
Tidak Tersedia Deskripsi
DAMPAK MEDIA INTERNET TERHADAP PRILAKU SEKSUAL PADA REMAJA (NETTER) DI KOTA BANDA ACEH (SUATU STUDI KASUS DI DESA RUKOH, DARUSSALAM) (Wahyu Ningsih, 2021)
ANALISIS KASUS DEGRADASI HAM PADA PEREMPUAN (STUDI KASUS : PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DI KOTA BANDA ACEH) (Maisa Putri, 2024)
PERSEPSI REMAJA TENTANG PERILAKU PENYIMPANGAN SEKSUAL DI DESA JEULINGKE KECAMATAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (MAULIZAR MADRUS, 2016)
ANALISIS DAMPAK MEMBACA CERITA ROMANSA DI APLIKASI WATTPAD PADA KECENDERUNGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA (Salsabilla Kalsum Amalia, 2024)
DAMPAK POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU BERPACARAN DIKALANGAN SISWA (STUDI KASUS DI SMP NEGERI 3 BANDA ACEH) (Winda Lestari, 2017)