<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8879">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN DEPRESI PASCA STROKE DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN REHABILITASI MEDIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Intan Purnamasari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Stroke merupakan penyebab kematian ke tiga di dunia, selain itu stroke juga dikenal sebab penyakit utama yang menimbulkan beban secara global. Semakin tinggi insiden stroke semakin besar peluang terjadinya komplikasi-komplikasi setelah stroke salah satu yang paling sering terjadi yaitu depresi. Depresi dapat menghambat pemulihan optimal pasien stroke sehingga terhambatnya proses rehabilitasi medik yang dijalani pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara depresi pasca stroke dengan tingkat keberhasilan rehabilitasi medik. Penelitian ini adalah penelitian analitik cross sectional yang dianalisis menggunakan analisis univariat. Data diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner beck depression inventory II dan kuesioner Indeks Barthel. Sampel penelitian ini adalah pasien yang menjalani rehabilitasi medik di ruang Rehabilitasi Medik dan di Poliklinik Saraf RSUDZA. Sampel penelitian sebanyak 55 orang  responden yang diambil dengan teknik total sampling yang dilakukan pada 15 April sampai jumlah sampel terpenuhi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Beck Depression Inventory-II dan kuesioner Indeks Barthel. Data dianalisis dengan menggunakan uji spearman rank. Hasil analisis diperoleh p-value 0,001 dan tingkat korelasi (r) = 0,433. Kesimpulan, ada hubungan yang bermakna antara depresi pasca stroke dengan tingkat keberhasilan rehabilitasi medik &#13;
Kata kunci : Pasca Stroke, Depresi, Rehabilitasi Medik</note>
 <subject authority="">
  <topic>STROKE (DISORDER) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEPPRESSION (MENTAL STATE) - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.852 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8879</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-09-06 13:12:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-03 14:46:14</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>