EVALUASI CADANGAN KARBON TANAH PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN KERING DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI CADANGAN KARBON TANAH PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN KERING DI KECAMATAN BLANG BINTANG KABUPATEN ACEH BESAR


Pengarang

Asmi Susanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605108010020

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tanah merupakan sumber daya penting bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Melalui penggunaan tanah untuk aktivitas pertanian dan produksi biomassa, sumber daya tanah dapat menghasilkan sumber pangan, pakan, sandang, papan dan bio-energi yang dapat mendukung kehidupan makhluk hidup (Utomo et al. 2016). Karbon merupakan salah satu unsur terpenting dalam ekosistem, hampir semua kehidupan makhluk hidup di permukaan bumi tergantung pada karbon. Studi tentang simpanan karbon tanah telah menjadi perhatian dalam rangka menilai kualitas tanah akibat aktivitas pertanian yang cenderung menyebabkan degradasi tanah.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengestimasi cadangan karbon tanah pada berbagai tipe penggunaan lahan kering di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang cadangan karbon tanah pada berbagai tipe penggunaan lahan kering di Kecamatan Blang Bintang Kabupaten Aceh Besar, serta menjadi pertimbangan dalam pengelolaan lahan kering yang lebih baik melalui pendekatan neraca karbon. Hasil penelitian ini juga akan bermanfaat dalam mengantisipasi perubahan iklim dengan menerapkan sistem pertanian organik yang lebih ramah lingkungan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif.
Penentuan karbon tanah diawali dengan pengambilan sampel tanah dilapangan dan selanjutnya dilakukan analisis C-organik di laboratorium dan terakhir dilakukan pengolahan data dengan menggunakan rumus yang mengacu pada Standarisasi Nasioanal Indonesia tahun 2010. Hasil yang didapat kemudian dikalkulasikan kedalam luasan hektar dan dibandingkan antara beberapa penggunaan lahan yang ada. Pada penelitian ini Persen Karbon (% C) tanah tergolong dari kriteria sangat rendah hingga tinggi yaitu berkisar antara 0,15-3,40 %. Dari tujuh tipe penggunaan lahan, potensi karbon tanah di hutan tanaman industri memiliki nilai yang paling tinggi yaitu 151,58 ton ha-1 dan semak belukar 44,82 ton ha-1 yang memiliki nilai yang terendah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK