<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88757">
 <titleInfo>
  <title>PROFIL KETUBAN PECAH DINI PADA IBU BERSALIN DI RSUD DR.ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD IKHSAN ARZDA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator keberhasilan suatu negara dalam bidang kesehatan. Salah satu penyebab kematian pada ibu adalah infeksi. Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu penyebab tersering infeksi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui profil KPD pada ibu bersalin di RSUDZA Banda Aceh tahun 2019-2020. Metode penelitian ini berupa penelitian deskriptif dengan menggunakan data retrospektif. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 579 rekam medis pasien yang diambil dengan metode total sampling. Analisis data yang digunakan ialah analisis univariat untuk melihat profil pasien KPD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 579 sampel pasien KPD sebagian besar sampel berusia 20-35 tahun (79,3%), status pekerjaan sebagai IRT (81,3%), usia kehamilan aterm (77,2%), status nullipara (36,8%), mengalami leukosituria (52,9%), anemia (54,9%), kehamilan tunggal (98,4%), janin presentasi kepala (89,8%), lama KPD ? 12 jam (53,9%), dan metode persalinan sectio caesarea (66%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa KPD banyak terjadi pada ibu nullipara yang berusia 20-35 tahun dengan usia kehamilan aterm serta mengalami leukosituria dan anemia, oleh karena itu tenaga medis perlu memberikan edukasi terkait faktor risiko dan upaya pencegahan KPD. &#13;
Kata Kunci : Ketuban Pecah Dini (KPD), profil, RSUDZA Banda  Aceh&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88757</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-05 16:38:59</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-09 09:46:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>