<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88729">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN ANTARA HARGA DIRI DENGAN KECANDUAN PERMAINAN DARING PADA REMAJA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY MAULIDYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Remaja memanfaatkan permainan daring sebagai pelarian dari menghindari masalah yang dihadapi di dunia nyata. Permainan daring digunakan oleh individu yang memiliki harga diri rendah untuk menciptakan identitas yang berbeda dengan identitas yang dimiliki di kehidupan nyata. Hal ini dilakukan agar individu dapat membangun hubungan sosial secara virtual dengan pemain permainan daring lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan kecanduan permainan daring pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 336 remaja dengan rata-rata usia 14,5 tahun. Pengumpulan data dilakukan secara daring menggunakan alat ukur Rosenberg Self-Esteem Scale dan Game Addiction Scale. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif antara harga diri dan kecanduan permainan daring pada remaja dengan nilai r=-0.254 dan p=0,000, artinya semakin rendah tingkat harga diri inidvidu maka semakin besar potensi individu mengalami kecanduan permainan daring. Hasil penelitian juga menemukan sebanyak 4.7% remaja memiliki harga diri yang rendah dan 28,2% remaja mengalami kecanduan permainan daring.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Remaja, Harga Diri, Kecanduan Permainan Daring&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-04 16:30:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-22 10:55:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>