HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN AYAH DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA AWAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN AYAH DENGAN KEPERCAYAAN DIRI PADA REMAJA AWAL


Pengarang

DHIYA HUMAIRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1507101130036

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Psikologi (S1) / PDDIKTI : 73201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

153.6

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Remaja awal merupakan masa ketika individu mengalami banyak perubahan yang memengaruhi respon emosional, sikap dan perilaku, sehingga remaja awal kerap menerima banyak kritik dari lingkungan. Untuk menghadapi tantangan ini remaja awal membutuhkan kepercayaan diri agar dapat menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perubahan yang dihadapi, serta memenuhi tugas perkembangan remaja awal. Salah satu faktor yang memengaruhi kepercayaan diri adalah lingkungan keluarga yang meliputi ayah dan ibu. Walau penelitian terkait figur ayah terus meningkat, namun banyak penelitian tentang keluarga lebih difokuskan pada figur ibu, padahal keterlibatan ayah juga penting bagi perkembangan remaja awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan ayah dengan kepercayaan diri remaja awal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional, dan pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling (n=175). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur Personal Evaluation Inventory (?=0,926) dan Reported Father Involvement Scale (?=0,941). Hasil penelitian menunjukan hubungan positif antara keterlibatan ayah dengan kepercayaan diri dengan nilai (r)=0,177, artinya semakin tinggi keterlibatan ayah maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan diri, dan semakin rendah keterlibatan ayah maka semakin rendah tingkat kepercayaan diri. Hasil penelitian juga menemukan bahwa keterlibatan ayah paling tinggi pada dimensi instrumental, artinya sosok ayah terlibat dalam perkembangan moral, karir, sikap tanggung jawab, kemandirian, kedisiplinan, serta kebutuhan materi anak. Selanjutnya tingkat kepercayaan diri paling tinggi berada pada dimensi berbicara, artinya responden memiliki kepercayaan diri pada kemampuan berbicara di depan umum dan mampu mengekspresikan diri dengan baik.

Kata kunci: Remaja awal, kepercayaan diri, keterlibatan ayah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK