EVALUASI KELAYAKAN USAHA INDUSTRI TERASI PADA UD. AWAI NA DI DESA SIMPANG LHEE KECAMATAN LANGSA BARAT KOTA LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI KELAYAKAN USAHA INDUSTRI TERASI PADA UD. AWAI NA DI DESA SIMPANG LHEE KECAMATAN LANGSA BARAT KOTA LANGSA


Pengarang

RISA MELIA SARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0705102010060

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Risa Melia Sari " Evaluasi Kelayakan lndustri Terasi Pada UD. Awai Na Di Desa Simpang Lhee Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa" dengan bimbingan utama ibu Agustina Arida, SP, M.Si dan Bapak T. Saiful Bahri, SP, M.P sebagai Bimbingan kedua.
Permasalahan dalam penelitian ini apakah usaha industri terasi pada UD.Awai Na Di Desa Simpang Lbee Kecamatan Langsa Barat Kota Langsa layak untuk diusabakan bila ditinjau dari aspek finansialnya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengevaluasi kelayakan usaha industri terasi pada UD.Awai Na bila di tinjau dari aspek finansial serta analisis sensitifitasnya Metode penelitian yang dilakukan adalah studi kasus.
Penelitian dilaksanakan pada usaha industri terasi UD.Awai Na yang merupakan salah satu industri yang terdaftar di pemerintah kota Langsa. Penelitian ini menggunakan Analisis Kelayakan Investasi yang di tinjau dari aspek finansialnya. Pengumpulan data diperoleh melalui pengamatan langsung pada usaha industri terasi UD.Awai Na dan disertai dengan wawancara langsung kepada pemilik usaha. Jenis data yang diambil berupa data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan; 1) NPV, 2) Net B/C, 3), 4) dan 5) Analisis
Sensitivitas yang bertujuan untuk melihat apa yang akan terjadi terhadap hasil analisis usaha jika ada suatu perubahan dalam dasar-dasar perhitungan biaya atau manfaat.
Hasil dari penelitian ini pada aspek finansial dapat dilihat nilai NPV sebesar Rp 18.382.931,02, Net B/C sebesar 1,183, IRR sebesar 25,50 persen
pertahun, dan Break Even Point yaitu selama 3 tahun, 3 bulan, 15 hari. Arti data tersebut menunjukkan bahwa perusahaan secara finansial layak untuk dijalankan. Hasil analisis sensitivitas pada asumsi I menunjukkan bahwa usaha industri terasi pada UD.Awai Na tidak feasible untuk di jalankan ketika biaya operasional naik 10 persen dan manfaat tetap dengan nilai NPV=Rp (30.504.458,43) dan Net B/C =0,728. Pada asumsi ke II diperoleh nilai NPV=Rp (71.320.170,08) dan Net B/C=0,442 yang artinya usaha industri terasi UD.Awai Na sangat tidak feasible untuk di jalankan apabila nilai manfaat turun 10 persen dan biaya operasional tetap karena tidak memberikan suatu keuntungan.
Saran yang dapat penulis berikan adalah dengan menimbang peluang keuntungan yang ada pada industri UD.Awai Na, diharapkan industri terasi UD.Awai Na untuk lebih berusaba lagi dalam memasarkan produknya serta memperluas pemasarannya. Pemerintah sebaiknya memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan investor mengenai usaha industri terasi agar semakin banyak masyarakat dan investor yang mengetahui babwa usaha bidang industri terasi juga mendatangkan keuntungan sehingga masyarakat tertarik untuk mengusahakannya dan investor menanamkan modalnya pada usaha industri terasi yang telah berdiri.








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK