KONTRIBUSI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 MEULABOH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KONTRIBUSI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 MEULABOH


Pengarang

Novi Zulfiati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1809200050021

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

KONTRIBUSI KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN BUDAYA SEKOLAH DI SMK NEGERI 1 MEULABOH

Oleh : Novi Zulfiati
NPM : 1809200050021
Komisi Pembimbing:
1. Prof. Dr. Cut Zahri Harun, M. Pd.
2. Dr. Niswanto, M. Pd.

ABSTRAK

Kontribusi kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah sangatlah penting dalam pembentukan karakter peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: program kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah, pelaksanaan, pengawasan, dan hambatan-hambatan kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian kepala sekolah, guru-guru, siswa, dan komite. Hasil penelitian yaitu: (1) Program kepala sekolah dalam pengembangan budaya sekolah dilaksanakan menyangkut dengan pembinaan akhlak/karakter, pengembangan budaya kewirausahaan sesuai dengan jurusan; (2) Pelaksanaan program kepala sekolah dalam pengembangan budaya yaitu melakukan kerjasama dengan seluruh perangkat sekolah, membangun hubungan sosial dan emosional melalui rapat,memberikan contoh teladan, Pengembangan budaya wirausaha dilaksanakan melalui internalisasi nilai-nilai wirausaha dalam kultur sekolah; (3) Pengawasan dilakukan bersama dengan perangkat sekolah. kepala sekolah melakukan pengawasan secara langsung dalam memantau proses pelaksanaan pengembangan budaya sekolah; dan (4) Hambatan-hambatan yang dihadapi kepala sekolah yaitu: penggunaan sarana dan prasarana yang belum optimal, tidak adanya sistem reward dan punishment, Sulitnya membangun komitmen peserta didik sehingga berimbas pada nilai kedisiplinan dan religius seperti, melanggar aturan sekolah.

Kata Kunci: Kontribusi, Kepala sekolah, Budaya sekolah

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK