ANALISIS KERENTANAN SEISMIK BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KECAMATAN MESJID RAYA, ACEH BESAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KERENTANAN SEISMIK BERDASARKAN DATA MIKROTREMOR DI KECAMATAN MESJID RAYA, ACEH BESAR


Pengarang

Yuni Putri Tarniati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1608102010006

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Geologi Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar terbentuk dari sedimen tebal dan batuan keras yang terdiri dari aluvium muda dan batuan gunung api. Area kajian memiliki aktivitas Patahan Seulimeum yang aktif menghasilkan gempa bumi. Analisis kerentanan seismik menggunakan data mikrotremor dilakukan untuk memperkirakan bahaya seismik yang dapat ditimbulkan pada saat terjadi gempa. Tingkat risiko kerusakan bangunan akibat gempa disebabkan oleh respon permukaan tanah terhadap perambatan gelombang seismik atau guncangan di permukaan. Tujuan dilakukan analisis mikrotremor untuk menentukan nilai frekuensi dominan (f0), nilai amplifikasi (A) dan nilai indeks kerentanan seismik. Akuisisi data dilakukan pada 20 titik pengukuran yang tersebar di Kecamatan Mesjid Raya. Data dianalisis dengan menggunakan metode Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) untuk mendapat pola kurva H/V. Hasil penelitian menunjukkan di Kecamatan Mesjid Raya memiliki nilai rekaman getaran dengan frekuensi dominan sekitar 0,45-18,11 Hz. Nilai amplifikasi berkisar 0,67 sampai 4,11. Berdasarkan nilai frekuensi dominan dan nilai amplifikasi di dapatkan nilai indeks kerentanan seismik di Kecamatan Mesjid Raya berkisar antara 0,20 sampai 12,92 yang di kategorikan rendah hingga sedang. Nilai indeks kerentanan seismik menentukan tingkat risiko dari dampak gempa pada suatu lokasi. Wilayah yang memiliki nilai indeks kerentanan seismik rendah berada di desa Ruyung, Beurandeh, Meunasah Keudee, Lamreh, dan Meunasah Mon. Wilayah yang memiliki nilai indeks kerentanan seismik sedang yaitu Desa Meunasah Kulam, dan Paya Kameng.

Kata kunci: Indeks kerentanan seismik, mikrotremor, HVSR

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK