STUDI PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA MATERIAL RESTORASI GLASS IONOMER CEMENT DAN ALKASITE PADA KAVITAS KLAS I (G.V BLACK) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA MATERIAL RESTORASI GLASS IONOMER CEMENT DAN ALKASITE PADA KAVITAS KLAS I (G.V BLACK)


Pengarang

MUHAMMAD KAHLIL GIBRAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1713101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kebocoran Mikro adalah celah yang memungkinkan masuknya bakteri, cairan, substansi kimia diantara restorasi dan gigi yang tidak terdeteksi secara klinis. Kebocoran Mikro dapat terjadi pada restorasi GIC maupun Alkasite. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan kebocoran mikro antara GIC dan Alkasite pada kavitas Klas I setelah 1 hari, 7 hari dan 30 hari polimerisasi. Bahan dan Metode: Penelitian ini menggunakan 30 spesimen yang dibagi menjadi enam kelompok. Kelompok A direstorasi dengan GIC dan Kelompok B direstorasi dengan Alkasite. Kelompok A1 dan B1 direstorasi dan diberi perlakuan berupa penyimpanan didalam inkubator selama 1 hari, kelompok A2 dan B2 selama 7 hari, kelompok A3 dan B3 selama 30 hari. Setelah itu spesimen diisolasi dengan varnish nail kecuali area yang direstorasi lalu direndam didalam methylene blue 1% selama 1 hari, kemudian semua spesimen dibersihkan dan dipotong secara longitudinal. Hasil: Hasil kebocoran mikro diamati dengan stereomikroskop. Hasil pengamatan yang dianalisis dengan statistik nonparametrik Kruskal-Wallis menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada masing-masing material dengan waktu penyimpanan didalam inkubator yang berbeda. (p > 0.05). Uji post hoc Mann-Whitney juga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara GIC dan Alkasite dengan durasi perlakuan yang sama. Statistik deskriptif menunjukkan seluruh nilai rata-rata kebocoran mikro pada GIC lebih besar daripada Alkasite serta kebocoran mikro pada kedua material dengan durasi penyimpanan didalam inkubator selama 30 hari lebih kecil daripada penyimpanan selama 1 hari dan 7 hari. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah material Alkasite mengalami kebocoran mikro yang lebih kecil daripada Glass Ionomer Cement.

Kata kunci: Kebocoran mikro, Glass Ionomer Cement, Alkasite, Klas I.

Microleakage is a gap that allow clinically undetectable passage of bacteria, fluids, chemical substances between the tooth and its restoration. Microleakage can occurs whether in a cavity restored with Glass Ionomer Cement or Alkasite. Purpose: The objective of this study is to compare the microleakage between GIC and Alkasite after 1 day, 7 days and 30 days polymerization. Materials and Methods: This study used 30 specimens divided into six groups. Group A is restored with GIC and Group B restored with Alkasite. Group A1 and B1 restored and conditioned in incubator for 1 day, group A2 and B2 for 7 days, group A3 and B3 for 30 days. The specimens isolated using varnish nail except the restored area and immersed in methylene blue 1% for 1 day, then all specimens were washed and cut longitudinally. Results: The results were observed using a stereomicroscope. The observation results analyzed using nonparametric test Kruskal-Walis test, showed there’s no significant difference in each material with different conditioning times (p > 0.05). Post hoc test using Mann-Whitney likewise, showed no significant difference between GIC and Alkasite with similar conditioning time. Descriptive statistics showed that all the mean of microleakage in GIC is bigger than Alkasite and microleakage mean score in both materials conditioned for 30 days in incubator is smaller than conditioned for 1 day and 7 days. Conclusion: This study concluded that microleakage in Alkasite is smaller than Glass Ionomer Cement.

Keywords: Microleakage, Glass Ionomer Cement, Alkasite, Class I

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK