Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS KONFLIK ANTARKELAS DALAM NOVEL SI ANAK BADAI KARYA TERE LIYE: TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA
Pengarang
Fitri Mz - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606102010023
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Mz, Fitri. 2021. Analisis Konflik Antarkelas dalam Novel Si Anak Badai Karya Tere Liye. Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing:
(1) Drs. Mukhlis, M.Hum., (2) Muhammad Idham, S.Pd., M.Ed.
Kata Kunci: konflik antarkelas, Si Anak Badai, Tere Liye
Topik penelitian ini adalah konflik antarkelas dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik antarkelas yang terjadi dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Si Anak Badai karya Tere Liye yang diterbitkan oleh Republika Penerbit pada Agustus 2019. Data dalam penelitian berwujud kata, kalimat, dan paragraf yang memuat konflik antarkelas dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya konflik antarkelas yang terjadi dalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Konflik antarkelas ini terjadi antara kalangan kelas atas dan kalangan kelas bawah. Kelas atas diwakili oleh Pak Alex, Camat Tiong, Utusan Gubernur, dan Pak Mustar. Kelas bawah diwakili oleh Pak Kapten, Wak Sidik, Wak Tukal, Paman Deham, anak-anak Manowa, Zaenal, dan warga kampung Manowa. Perbedaan kepentingan antara kelas atas dan kelas bawah sangatlah kentara, kelas atas menginginkan tanah kampung Manowa untuk dijadikan pelabuhan, sedangkan kelas bawah menginginkan pembangunan pelabuhan dibatalkan karena dianggap merugikan warga kampung Manowa. Konflik terbagi menjadi konflik vertikal dan konflik horizontal. Data tentang konflik horizontal atau konflik yang terjadi antarderajat seperti antarsuku atau antaragama tidak ditampilkan karena penelitian ini berfokus pada penelitian antarkelas yang termasuk dalam konflik vertikal.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KONFLIK EKSTERNAL DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU KARYA TERE LIYE (Nona Rizkiana, 2018)
PRINSIP KESANTUNAN DAN PRINSIP KERJA SAMA DALAM NOVEL SI ANAK BADAI KARYA TERE LIYE (JUMADIANA, 2023)
ANALISIS KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL PULANG KARYA TERE LIYE (Anna Nur Fitri, 2017)
ANALISIS KONFLIK INTERNAL DALAM NOVEL REMBULAN TENGGELAM DI WAJAHMU KARYA TERE LIYE (Fina Rozalia, 2016)
ANALISIS MAJAS SINDIRAN DALAM NOVEL TERUSLAH BODOH JANGAN PINTAR KARYA TERE LIYE (Three Tiadella Donna, 2025)