KAJIAN PENYEBARAN MERKURI (HG) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI DESA PULOLOIH KECAMATAN GEUMPANG PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN PENYEBARAN MERKURI (HG) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ORDINARY KRIGING DI DESA PULOLOIH KECAMATAN GEUMPANG PIDIE


Pengarang

REYZA GAYO - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1304108010077

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Dampak lingkungan merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan dalam
kegiatan penambangan sehinggakegiatan penambangan ilegal yang kurang
memperhatikan dampak lingkungan perlu mendapatkan perhatian khusus. Merkuri
adalah logam cair yang umum digunakan dalam proses pemisahan konsentrat
emas dari pengotornya, amalgamasi. Penggunaan merkuri dalam proses
amalgamasi, tanpa kontrol, dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Dampak
pencemaran merkuri pada tambang emas tradisional di Desa Puloloih Pidie,
dipelajari khususnya pada air permukaan dan air tanah. Tujuannya untuk meneliti
sejauh mana tingkat penyebaran merkuri akibat proses amalgamasi yang
dilakukan oleh penambang emas tradisional di Kecamatan Geumpang. Penelitian
dilakukan dengan mengambil sampel air dari air permukaan dan air tanah pada
titik-10 titik sampel yang telah ditentukan pada batasan area tertentu. Sampel
tersebut dibagi menjadi training dan test data untuk menentukan model
semivariogram dengan menghitung RMSE untuk memprediksi sebaran merkuri.
Metode yangdigunakan adalah metode Ordinary Kriging. Nomor sampel A-03,
dan A-07 digunakan sebagai test data untuk menguji akurasi model
semivariogram. Dengan formula RMSE pada ketiga test data terhadap tiga model
semivariogram teoritis, didapatkan model sphericaldengan nilai RMSE terkecil
yaitu 0.38491. Oleh karena itu, model sphericaldigunakan pada penelitian ini.
Interpolasi hasil prediksi denganmetode ordinary kriging menghasilkan peta yang
menampilkan sebaran merkuri pada desa Puloloih kecamatan Geumpang, Pidie.

Kata kunci:Desa Puloloih, merkuri, ordinary kriging, semivariogram, tambang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK