PENGARUH BBM SOLAR BERSUBSIDI TERHADAP KEUNTUNGAN NELAYAN KECIL DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH BBM SOLAR BERSUBSIDI TERHADAP KEUNTUNGAN NELAYAN KECIL DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH


Pengarang

SAFARINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1605102010058

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sektor perikanan adalah sektor yang menjadi strategi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kurang lebih 7.5 persen dari total penduduk Indonesia menggantungkan kehidupannya pada sektor perikanan. Nelayan kecil adalah orang yang melakukan penangkapan ikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, baik yang tidak menggunakan kapal penangkap ikan maupun yang menggunakan kapal penangkap ikan berukuran paling besar 10 GT. Biaya untuk penggunaan BBM dalam usaha perikanan tangkap mencapai 50 hingga 70 persen dari keseluruhan biaya operasional melaut. Mengingat hal tersebut, pemerintah menerapkan BBM bersubsidi yang diperuntukkan bagi nelayan kapal < 30 GT. Pemerintah telah menyesuaikan harga BBM bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah termasuk nelayan kecil. Pada tahun 2016-2020, harga BBM bersubsidi jenis solar sebesar Rp5.150,00/liter. Di provinsi Aceh, kegiatan perikanan didominasi oleh kegiatan perikanan usaha kecil. Hal itu tidak terkecuali di daerah kota Banda Aceh yang juga terdapat banyak kegiatan perikanan usaha kecil. Biaya untuk penggunaan BBM mencapai 60 % dari keseluruhan biaya operasional melaut. Apabila subsidi tidak diberikan, dikhawatirkan akan menaikkan biaya produksi sehingga dapat mengurangi keuntungan yang diperoleh nelayan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh BBM solar bersubsidi terhadap keuntungan nelayan kapal 3-10 GT pada 3 musim melaut di Desa Lampulo Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh. Objek dalam penelitian ini adalah nelayan yang memperoleh BBM solar bersubsidi di desa Lampulo. Adapun ruang lingkup penelitian ini terbatas untuk mengetahui pengaruh BBM solar bersubsidi terhadap keuntungan nelayan kapal 3-10 GT pada 3 musim melaut di desa Lampulo kecamatan Kuta Alam kota Banda Aceh.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan antara BBM solar bersubsidi terhadap keuntungan yang diperoleh nelayan kapal 3-10 GT pada 3 musim melaut. Subsidi harga solar yang diberikan kepada nelayan kapal 3-10 GT dirasa sangat bermanfaat bagi nelayan karena sebagian besar dari mereka menggunakan kapal motor berbahan bakar solar dan dapat meringankan biaya operasional yang ditanggung. Berdasarkan hasil koefisien determinansi (R square) yang diperoleh, pengaruh yang paling besar ditunjukkan oleh keuntungan nelayan kapal 3-10 GT pada musim panen raya yaitu sebesar 95,2 % selanjutnya pada musim normal yaitu sebesar 92,2 % dan pengaruh paling kecil ditunjukkan pada musim paceklik yaitu sebesar 55,6 % dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel penelitian. Hal ini disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang baik pada musim paceklik sehingga nelayan mengurangi jumlah hari melaut dan keuntungan yang diperoleh lebih sedikit. Harga ikan pada musim paceklik jauh lebih tinggi dibandingkan pada musim normal maupun panen raya. Hal tersebut disebabkan oleh sedikitnya hasil tangkapan ikan yang dijual dipasaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK