<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88527">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS TINGKAT KEMISKINAN PADA MASA OTONOMI DAERAH DI KOTA SABANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safriyal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  membahas  tentang  tingkat   kemiskinan  pada   masa   otonomi daerah di Kola Sabang. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan tingkat kemiskinan di  Kota  Sabang  sebelum dan setelah  pelaksanaan otonomi  daerah.&#13;
Penelitian  ini  menggunakan data  sekunder yang  diperoleh  dari  Badan  Pusat&#13;
Statistik   Kota  Sabang.  Badan   Pusat  Statistik  Provinsi  Nanggroe  Aceh   Darussalam serta   literatur-literatur  yang   berhubungan  dengan   penelitian  ini.   Data   dianalisis secara   kualitatif dan  kuantitatif dengan   menggunakan  konsep-konsep  teoritis   dan penjelasan dari  hasil  tabel  dan  pengujian  hipotesis  dilakukan dengan  menggunakan uji statistik perbedaan  dua rata-rata.&#13;
Berdasarkan hasil  pengujian hipotesis yang dilakukan dari Tahun   1990-1999 yang  dikategorikan  sebagai   masa-masa   sebelum   otonomi  dan  mulai   Tahun  2000•&#13;
2004  adalah  masa  telah  diberlakukannya  otonomi  daerah.  menunjukkan bahwa  rata-&#13;
rata   tingkat   kemiskinan   di   Kota   Sabang  tidak   ada   perbedaan    antara  sebelum pelaksanaan otonomi dengan  setelah pelaksanaan otonomi daerah. Hal  ini didasarkan pada nilai  t-test  yang diperoleh yaitu -1,020  lebih besar dari  nilai t-tabel  yaitu -2.160.&#13;
Hasil  perhitungan  ini  dapat  disimpulkan  bahwa  menolak  hipotesis alternatif (H1)  dan   menerima   hipotesis   nol   (Ho),    artinya    tingkat   kemiskinan   sebelum pelaksanaan   otonomi    daerah    tidak   ada    perbedaan    dengan    setelah    pelaksanaan otonomi  daerah  di  Kota  Sabang.  Berdasarkan  hasil  penelitian menunjukkan  bahwa tingkat  kemiskinan di  Kota Sabang  tergolong tinggi  mencapai  lebih  dari   1O  persen bahkan  ada  yang  mencapai  20  persen. Diharapkan kepada Pemerintah  Daerah  untuk lebih  memberdayakan   penduduk  miskin   baik   dengan    pemberian    modal   maupun dengan  memberikan pelatihan-pelatihan yang berguna  untuk  meningkatkan keahlian.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88527</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-26 15:41:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-26 15:42:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>