STUDI PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI KABEL LAUT DENGAN MULTIPLEKS SDH DI PROVINSI NAD | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI PERENCANAAN SISTEM KOMUNIKASI KABEL LAUT DENGAN MULTIPLEKS SDH DI PROVINSI NAD


Pengarang

Yusnirita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9941511335

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Dalam Tugas Akhir ini dilakukan perencanaan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dengan menggunakan multipleks ADM (Add-Drop Multiplexer) SDH di provinsi NAD (Nanggroe Aceh Darussalam) dengan kecepatan transmisi 155,520
Mbps yang dapat menampung 1890 kanal. Sistem Komunikasi Kabel Laut serat optik yang direncanakan di provinsi NAD ini memanfaatkan beberapa sentral yang letak:nya dekat dengan pinggir pantai mengikuti jalur gelombang mikro existing sepanjang jalur barat dan jalur timur. Dan sentral yang letaknya jauh dari pinggir pantai, maka digunakan serat optik melalui darat sehingga membentuk jaringan ring untuk kehandalan sistem komunikasi. Di daerah Sabang, P.Banyak, dan Sinabang kabel laut serat optik dengan multipleks SDH ini secara point to point
Berdasarkan anahisa, perhitungan power budget pada link Banda Aceh - Sigh bahwa daya yang diterima oleh detektor cahaya sebesar -35,8 dBm yang masih di atas sensitivitas penerima yaitu sebesar -38.7 dBm. Dan keseluruhan link yang ada di provinsi NAD pada perencanaan ini, bahwa daya sinyal optik pada sisi penerima masih diatas batas minimal yang ditetapkan perangkat, yaitu sebesar -38.7 dBm pada BER 10sehingga performansit sistem memenuhi syarat BER yang diinginkan
yaitu 10 pada laju bit (B) 155,520 Mbps atau daya yang diterima oleh penerima telah mencukupi kemampuan penerima mendeteksi sinyal.
Untuk perhitungan rise time maksimum untuk format NRZ pada link Banda Aceh
Sigli adalah 4,5 ns sedangkan nilai Tsist(rise time sistem) sebesar 0,113 ns, sehingga pada link Banda Aceh Sigli rise time sistem masih jauh di bawah rse time maksimum atau Tsis t

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK