KAJIAN SKENARIO PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP DEBIT PUNCAK DAN KAPASITAS TAMPUNG SUNGAI DI DAS KRUENG SEUNAGAN PROVINSI ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN SKENARIO PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP DEBIT PUNCAK DAN KAPASITAS TAMPUNG SUNGAI DI DAS KRUENG SEUNAGAN PROVINSI ACEH


Pengarang

AFRIADI IHSAN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200040003

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Konservasi Sumber Daya Lahan (S2) / PDDIKTI : 54153

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Karakteristik DAS sangat diperlukan untuk mengidentifikasi debit banjir. Penggunaan lahan salah satu faktor dalam menyimpan air hujan yang jatuh, sehingga tujuan penelitian ini adalah mengkaji skenario penggunaan lahan terhadap debit puncak dan kapasitas tampung sungai dimana analisa debit puncak menggunakan “metode rasional”. Data yang digunakan adalah batas DAS, penggunaan lahan, curah hujan, citra landsat TM. 8 dan citra digital AsterGDEM. Penelitian dilaksanakan di DAS Krueng Seunagan pada bulan Februari sampai Agustus 2019. Hasil yang diperoleh indeks tingkat percabangan sebesar 3,066 menunjukkan alur sungai DAS Krueng Seunagan mempunyai kenaikan dan penurunan muka air banjir yang tidak terlalu cepat atau tidak terlalu lambat. Indeks kerapatan sungai sebesar 0,53 termasuk kelas kerapatan “sedang” dan angkutan sedimen yang terangkut besar. Koefisien limpasan bernilai 0,05048-0,07195 menunjukkan bahwa kawasan DAS Krueng Seunagan tergolong kedalam “kelas baik atau tidak berbahaya”. Berdasarkan perhitungan debit puncak dan kapasitas tampung sungai di DAS Krueng Seunagan akan terjadi banjir bila debit puncak melebihi 158,474 m3/det, sehingga jika dilihat dari skenario penggunaan lahan dan periode curah hujan yang semakin meningkat maka perlu dilakukan upaya untuk mengantisipasi terjadinya banjir di DAS Krueng Seunagan. DAS Krueng Seunagan akan terus mengalami banjir jika curah hujan maksimun yang terjadi sesuai dengan periode ulang. Untuk mendapatkan koefisien yang konstan harus mempertahankan luasan hutan selain upaya hidroulik dengan perbaikan penampang sungai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK