Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERILAKU ALTRUISME GURU MATA PELAJARAN DAN GURU PEMBIMBING DALAM MENDIDIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH DASAR INKLUSI KOTA BANDA ACEH
Pengarang
AYU MAULIZA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606104030045
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Bimbingan dan Konseling (S1) / PDDIKTI : 86201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perilaku altruisme merupakan tindakan sukarela yang dilakukan oleh individu demi menolong orang lain tanpa mengharapkan imbalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur gambaran perilaku altruisme guru mata pelajaran dan guru pembimbing dalam mendidik anak berkebutuhan khusus di SD N Inklusi Kota Banda Aceh, serta perbedaan perilaku altruisme dari kedua kelompok guru tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian adalah guru mata pelajaran sebanyak 137 guru dan guru pembimbing sebanyak 34 guru dengan jumlah sampel guru mata pelajaran 34 dan guru pembimbing 34 guru yang diambil menggunakan teori dari Arikunto dan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan skala likert yang bersifat tertutup dengan skala 1-5, dianalisis menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan 88,2% guru mata pelajaran di SDN Inklusi Kota Banda mempunyai perilaku altruisme kategori tinggi dengan nilai mean = 142,15, indikator yang paling tinggi yaitu Honesty (Kejujuran) sebesar 70,6% dan indikator yang paling rendah Cooperation (Kerja sama) dan sharring (Berbagi) sebesar 2,9%, sedangkan 44,1% guru pembimbing di SDN Inklusi Kota Banda Aceh mempunyai perilaku altruisme yang sangat tinggi dengan nilai mean = 150,97 indikator yang paling tinggi yaitu Honesty (Kejujuran) sebesar 50,0% dan indikator yang paling rendah Cooperetion (Kerja sama), Sharring (Berbagi) dan Helping (Menolong) sebesar 2,9%. Hasil uji-t menunjukkan mean guru mata pelajaran < guru pembimbing 142,15 < 150,97 dengan taraf nilai siginifikansi 0.001, nilai t hitung sebesar 3,506 dan t tabel sebesar 1,996, dikarenakan t hitung lebih besar dari t tabel maka terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku altruisme guru mata pelajaran dan guru pembimbing dalam mendidik anak berkebutuhan khusus di Sekolah Dasar Inklusi Kota Banda Aceh. Untuk peneliti lanjutan disarankan melibatkan variabel lain dan dengan pendekatan penelitian yang berbeda, seperti kecedasan emosi, simpati dan juga dapat memperdalam penelitian ini dengan observasi dan wawancara sehingga dapat diperoleh hasil yang lebih mendalam.
Tidak Tersedia Deskripsi
MANAJEMEN SEKOLAH DALAM PENERAPAN PENDIDIKAN INKLUSI DI SEKOLAH DASAR NEGERI KOTA BANDA ACEH (Mutia Amalia, 2024)
IDENTIFIKASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH INKLUSI (STUDI PADA SD NEGERI 57 BANDA ACEH) (Nurraida, 2019)
KESIAPAN GURU DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PENDIDIKAN INKLUSI DI SD NEGERI 25 BANDA ACEH (Ratna Dewi, 2019)
PEMBELAJARAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK FKIP UNSYIAH BANDA ACEH (SRI WAHYUNI, 2019)
GAMBARAN BURNOUT PADA GURU DALAM MENDIDIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB KOTA BANDA ACEH (Dian Ariyanti, 2024)