BANDA ACEH PUSAT DAKWAH ISLAMIYAH SEBELUM KEHADIRAN KOLONIAL BELANDA 1600-1700 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

BANDA ACEH PUSAT DAKWAH ISLAMIYAH SEBELUM KEHADIRAN KOLONIAL BELANDA 1600-1700


Pengarang

Nurhaida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0361120010

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Bukti sejarah keberhasilan dakwah yang dilakukan oleh para ulama Aceh, sudah jelas bahwa dalam sejarah sejak zaman Samudera Pasai sampai zaman kejayaan Kerajaan Aceh Darussalam, Aceh memiliki peranan besar dalam penyiaran Islam di Nusantara. bahkan di beberapa kawasan di Asia Tenggara. Eksistensi Aceh dalam kailannya dengan upaya dakwah terbukti bahwa wilayah Acch sampai sekarang dijuluki dengan Serambi Mekkah. Banda Aceh merupakan kota tertua di Aceh yang ikut memberi andil terhadap kemajuan Islam di nusantara. Atas dasar itulah, maka penulis memilih judu! "Banda Aceh Pusat Dakwah Islamiyah Sebelum Kehadiran Kolonial Belanda 1600-1700.
Tujuan penelitian ini adalah: I) ingin mengungkapkan latar belakang
munculnya Banda Aceh sebagai pusat akwah Islamiyah; 2) ingin mengetengah• kan faktor yang mendukung kota Banda Aceh scbagai pusat dakwah Islamiyah; dan 3) ingin mcmaparkan proses munculnya Banda Aceh sebagai pusat perdagangan dan tamaddun.
Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Langkah yang harus
ditempuh bila menggunakan metode sejarah, yaitu heuristik, kritik, interpretasi serta pengkisahan.
Hasil pembahasan menanjkkan bahva 'atar beiakang munculnya Banda
Aceh sebagai pusat akwah Islamiyah tiaak terlepas dari proses mnasuknya Islam ke nusantara, yaitu Aceh merupakan wilayah pertama sekali berkembangnya Islam. Islam mulai tumbuh dan berkembang di Aceh dalam abad ke 13 M, yaitu di kerajaan Samudera Pasai, kerajaan ini kemudian berada di bawah kekuasaan Kerajaan Aceh Darussalam yang berpusat di Kota Banda Aceh. Faktor yang mendukung kota Banda Aceh sebagai pusat dakwah lslamiyah, di antaranya karena letaknya yang strategis sehingga memudahkan para penyiar dan saudagar Islam untuk singgah di Aceh. Di samping itu, sultan-sultan yang berkuasa di Aceh sangat mendukung upaya-upaya untuk penyiaran agama Islam, tidak hanya ke wilayah-wilayah di nusantara melainkan sampai ke negeri seberang (Malaysia). Faktor pendukung lainnya bahwa perebutan Malaka oleh bangsa Portugis tahun 1511 M, membawa dampak yeng sangat besar terhadap pedagang-pedagang Islam. Dalam perjalanan sejarahnya
kota Bandar Darussalam. selain sebagai ibukota kerajaan Aceh dan berperan sebagai pusat kedudukan pemerintahan, juga pernah berperan scbagai salah satu pusat perdagangan dan Tamaddun di kawasan Asia Tenggara.





Bukti sejarah keberhasilan dakwah yang dilakukan oleh para ulama Aceh, sudah jelas bahwa dalam sejarah sejak zaman Samudera Pasai sampai zaman kejayaan Kerajaan Aceh Darussalam, Aceh memiliki peranan besar dalam penyiaran Islam di Nusantara.Bahkan di beberapa kawasan di Asia Tenggara.Eksistensi Aceh dalam kaitannya dengan upaya dakwah terbukti bahwa wilayah Acch sampai sekarang dijuluki dengan Serambi Mekkah. Banda Aceh merupakan kota tertua di Aceh yang ikut memberi andil terhadap kemajuan Islam di nusantara.Atas dasar itulah,maka penulis memilih judu! "Banda Aceh Pusat Dakwah Islamiyah Sebelum Kehadiran Kolonial Belanda 1600-1700.Tujuan penelitian ini adalah: I) ingin mengungkapkan latar belakang munculnya Banda Aceh sebagai pusat akwah Islamiyah; 2) ingin mengetengah• kan faktor yang mendukung kota Banda Aceh scbagai pusat dakwah Islamiyah; dan 3) ingin mcmaparkan proses munculnya Banda Aceh sebagai pusat perdagangan dan tamaddun.Penelitian ini menggunakan metode sejarah. Langkah yang harus ditempuh bila menggunakan metode sejarah, yaitu heuristik, kritik, interpretasi serta pengkisahan.Hasil pembahasan menanjkkan bahva 'atar beiakang munculnya Banda Aceh sebagai pusat akwah Islamiyah tiaak terlepas dari proses mnasuknya Islam ke nusantara, yaitu Aceh merupakan wilayah pertama sekali berkembangnya Islam. Islam mulai tumbuh dan berkembang di Aceh dalam abad ke 13 M, yaitu di kerajaan Samudera Pasai, kerajaan ini kemudian berada di bawah kekuasaan Kerajaan Aceh Darussalam yang berpusat di Kota Banda Aceh. Faktor yang mendukung kota Banda Aceh sebagai pusat dakwah lslamiyah, di antaranya karena letaknya yang strategis sehingga memudahkan para penyiar dan saudagar Islam untuk singgah di Aceh. Di samping itu, sultan-sultan yang berkuasa di Aceh sangat mendukung upaya-upaya untuk penyiaran agama Islam, tidak hanya ke wilayah-wilayah di nusantara melainkan sampai ke negeri seberang (Malaysia).Faktor pendukung lainnya bahwa perebutan Malaka oleh bangsa Portugis tahun 1511 M, membawa dampak yeng sangat besar terhadap pedagang-pedagang Islam. Dalam perjalanan sejarahnya kota Bandar Darussalam.Selain sebagai ibukota kerajaan Aceh dan berperan sebagai pusat kedudukan pemerintahan, juga pernah berperan scbagai salah satu pusat perdagangan dan Tamaddun di kawasan Asia Tenggara.





Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK