<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88441">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DAYA SAING DAN KOINTEGRASI EKSPOR TUNA (YELLOWFIN TUNA) DAN CAKALANG (SKIPJACK TUNA) TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PERIKANAN PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Vira Nanda Maidila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi Aceh merupakan salah satu wilayah dengan prospek pengembangan sumber daya perikanan yang cukup baik. Sumbangan sub sektor perikanan terhadap PDRB Provinsi Aceh dari tahun 2014-2018 terus mengalami peningkatan. Sub sektor perikanan khususnya sektor perikanan tangkap menjadi salah satu produsen produk perikanan Aceh. Produksi perikanan tangkap ini di dominasi oleh ikan-ikan pelagis besar antara lain ikan cakalang (Katsuwonus pelamis), layang (Decapterus), tuna sirip kuning (Tunnus albacares), tongkol lisong (Auxis rochei), dan tongkol krai (Auxis thazard). Pada sektor perikanan khususnya perikanan tangkap, ikan tuna dan cakalang merupakan salah satu komoditas andalan ekspor perikanan Aceh. &#13;
Rendahnya capaian ekspor  tuna dan cakalang  dapat mencerminkan rendahnya daya saing  dari komoditi tersebut. Mengingat komoditi tuna dan cakalang memiliki nilai ekonomis penting yang menjadikannya sebagai komoditi utama dari sub sektor perikanan, maka peningkatan daya saing mutlak dilakukan agar dapat menciptakan jalan bagi kewirausahaan yang berorientasi pada peningkatan nilai ekspor tuna dan cakalang di Aceh. Oleh karena itu sangatlah penting untuk mengetahui daya saing tuna dan cakalang Aceh. Dengan dilakukannya analisis daya saing terhadap komoditi tuna dan cakalang, maka dapat diketahui langkah selanjutnya yang akan di ambil dalam upaya pencapaian peningkatan pertumbuhan ekonomi perikanan Provinsi Aceh.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis daya saing produk ekspor tuna dan cakalang Provinsi Aceh (2) mengetahui kointegrasi antara ekspor tuna dan cakalang terhadap pertumbuhan ekonomi perikanan Provinsi Aceh baik dalam jangka panjang dan jangka pendek. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode Revealed Comparative Advantage (RCA) dan metode Error Correction Model (ECM) dengan menggunakan Microsoft Excel 2010 dan Software Stata SE-64.&#13;
Hasil analisis menunjukkan bahwa komoditi tuna dan cakalang provinsi aceh berdayasaing lemah,yang perhitungannya dapat dilihat dari perhitungan RCA komoditi tuna dan cakalang lebih kecil dari satu (RCA</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88441</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-23 16:26:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 09:28:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>