<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88435">
 <titleInfo>
  <title>PERSEPSI REMAJA TENTANG TAYANGAN FILM KEKERASAN DALAM AUDIOVISUAL DIKAITKAN DENGAN STRATEGI BJMBINGAN ORANG TUA TERHADAP ANAK (PENELITIAN DILAKUKAN PADA SMP NEGERI I MUARA BATU ACEH UTARA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurjamiati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adegan  kekerasan  yang sering  ditampilkan  dalam audio  visual  melalui film-film  dapat  mempengaruhi sikap  dan perilaku  remaja ke arah yang  agresif. Hal  ini  lerjadi  karena remaja  selalu  ingin  mengidentifikasikan  diri  dengan  tokoh yang  dikaguminya dalam  adegan  film  tersebut.  Tujuan penelitian  ini adalah  1) untuk mengetahui bagaimana  persepsi  remaja terhadap  tayangan film kekerasan dalam   media   audio   visual,   dan   2)   untuk   mengetahui   bagaimana    strategi bimbingan  yang  diberikan  orang  tua bagi  remaja awal  untuk menghindari  film kekerasan  pada   audio   visual  yang   dapat   menimbulkan   perilaku   destruktif. Populasi da.lam penelitian  ini adalah seluruh  siswa  kelas  I   dan 11  SMP Negeri  I Muara Batu yang  berjumlah  523 orang.Mengingat jumlah populasi  yang  besar, maka  penulis  hanya  mengambil  20%  sebagai  sampel  penelitian, yang  diambil secara random sampling  sederhana  yang berjumlah  105 orang. Sampel penelitian adalah siswa dan orang tua. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian   ini  adalah  angket.   Diolah   dengan   menggunakan   rumus   statistik sederhana.Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  persepsi  siswa  SMP  Negeri  I Muara Batu tentang tayangan  film kekerasan  dalam audio visual termasuk  dalam kategori  baik dengan  nilai  rata-rata  persepsi yang  diperoleh   yaitu  3,02.  Hal  ini menunjukkan  bahwa   siswa   SMP  Negeri I Muara   Batu   hanya   menjadikan tayangan   film  kekerasan   dalam  audio  visual  sebagai  hiburan   belaka,  dimana mereka dapat membedakan mana yang  boleh untuk diikuti  dan mana yang  tidak bolch diikuti.  Ini berkaitan  dengan  strategi bimbingan  yang  dilakukan  orang  tua kepada  anak  dalam  menonton   acara-acara   yang disajikan dalam  audio  visual. Strategi   bimbingan   yang  dilakukan   orang   tua  terhadap   anak   SMP  Negeri   1 Muara  Batu  antara   lair  yaitu  orang u; ikut  menonton   bersama   anak  sambi! memberikan bimbingan  tentang  hal-hal yang boleh diikuti dan dak boleh iikut mengenai adegan  yang  sering  ditampilkan dalam  film  serta  menanamkan nilai• nilai  ajaran agama kepada anak.&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-23 15:20:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-23 15:24:09</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>