ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA PADA INDUSTRI PENGOLAHAN ROTI (STUDI KASUS : UD. SARIGUT BAKERY) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MENGGUNAKAN PENDEKATAN SIX SIGMA PADA INDUSTRI PENGOLAHAN ROTI (STUDI KASUS : UD. SARIGUT BAKERY)


Pengarang

SALFAN ANANTA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504106010049

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Industri (S1) / PDDIKTI : 26201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Faktor utama untuk meraih kesuksesan bisnis dalam era globalisasi adalah kualitas.
Pengendalian kualitas merupakan kunci dalam mempertahankan loyalitas
konsumen. Dalam proses produksi perusahaan masih dijumpai produk yang
dihasilkan tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui nilai sigma dan hal-hal yang mempengaruhi terjadinya
cacat dengan tujuan untuk meminimalisir produk cacat. Objek penelitian ini adalah
produksi roti tawar di UD. Sarigut Bakery. Pengumpulan data dilakukan sesuai
hasil observasi selama 15 hari. Pengendalian kualitas statistik dilakukan
menggunakan pendekatan six sigma melalui DMAIC. Tools yang digunakan dalam
penelitian ini adalah peta kendali proporsi, diagram pareto, diagram fishbone.
Berdasarkan tahap define, diperoleh 3 jenis cacat pada roti tawar yaitu penyok,
kotor, dan hangus. Berdasarkan tahap measure, diperoleh jumlah DPMO sebesar
7299,742. Hal tersebut menunjukkan bahwa produksi ini memiliki nilai sigma
sebesar 3,941. Sehingga diperlukan analisis dan perbaikan agar produksi
perusahaan mencapai level 4 sigma. Pada tahap analyze, diperoleh faktor-faktor
utama penyebab cacat yang terjadi pada roti tawar dapat dilihat dari empat faktor
yaitu faktor manusia, metode, mesin, dan lingkungan. Kemudian pada tahap
improve, terdapat sembilan usulan perbaikan yang dapat dilakukan untuk
meminimalisir produk cacat.

Kata Kunci : Pengendalian Kualitas, Six Sigma, Produksi Roti, Diagram Fishbone.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK