<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88404">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FUNGSI PRODUKSI INDUSTRI KECIL PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safrizal</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bencana alam gempa bumi dan  tsunami  yang terjadi pada akhir  tahun 2004 telah menghancurkan sebagian daerah Nanggroe Aceh Darussalam. Bencana tersebut juga memporak-porandakan industri kecil yang ada di Kota Banda Aceh sehingga tidak dapat berproduksi secara optimal pasca tsunami. Oleh karena itu,tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui fungsi produksi industri kecil pasca tsunami di  Kota Banda  Aceh. Adapun kegunaan  penelitian ini  adalah  sebagai informasi dan gambaran tentang industri kecil di Kota Banda Aceh pasca bencana alam Gempa Bumi dan Tsunami pada tahun 2004.Penelitian  ini   menggunakan data  primer  dan  data  sekunder.   Data dianalisis  secara  kualitatif  dengan  menggunakan  konsep-konsep  teoritis  dan secara   kuantitatif dengan   model   statistik   dan kemudian   data   diolah  dengan menggunakan program SPSS.Hasil   penelitian  dapat   digambarkan bahwa    Perkembangan   jumlah&#13;
produksi,  penggunaan  modal  dan tenaga  kerja  mengalami  penurunan  pasca terjadinya  gempa bumi dan tsunami di Kota Banda Aceh.  Dari hasil analisis di dapat LnQ  = 12,731 + 0,177 K + 0,283  L. Dimana fungsi produksi industri kecil di Kota Banda Aceh pasca tsunami mengalami decreasing return to scale  atau skala   produksi  yang  semakin menurun,    ini  ditandai   dengan a  + 3   &lt;   I (0,177 + 0.283 = 0,460), dimana  0,460 &lt; 1I karena setiap  perubahan  pada tingkat input akan menghasilkan perubahanpada tingkat output yang semakin menurun.&#13;
Industri kecil di Kota Banda Aceh pasca tsunami  mampu bertahan untuk berproduksi  kembali, diharapkan kepada pemilik  usaha industri kecil agar dapat meningkatkan kualitas produk dan kepada pemerintah daerah atau instansi terkait agar membina kembali industri kecil supaya dapat berjalan lebih  baik lagi dan membantu meringankan beban pengusaha dalam  hal permodalan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88404</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-23 10:20:56</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-23 10:24:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>