<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88366">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TAHAPAN POLYA DI SMA NEGERI 2 ACEH BARAT DAYA ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TAHAPAN POLYA DI SMA NEGERI 2 ACEH BARAT DAYA ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA BERDASARKAN TAHAPAN POLYA DI SMA NEGERI 2 ACEH BARAT DAYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahma Dilla</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan yang diharapkan dalam pembelajaran matematika. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan oleh PISA dan TIMSS menunjukkan bahwa kemapuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Dengan demikian diperlukan analisis tentang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa salah satunya berdasarkan tahapan polya. Peneltian ini merupakan penelitian Mixed Methods. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Mia.1 SMA  Negeri 2 Aceh Barat Daya. Pengumpulan data dilakukan dengan instrument lembar tes kemampuan pemcahan masalah dan pedoman wawancara. Nilai siswa dianalisis menggunakan 4 tahapan yaitu, pengumpulan, reduksi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa; 1) siswa yang memiliki kemampuan pemecahan masalah tinggi mampu memenuhi semua tahapan pemecahan masalah yang berdasarakan tahapan polya, dari memahami masalah, menyusun rencana, menyelesaikan masalah, dan memeriksa kembali. 2) siswa berkemampuan sedang mampu dalam menyelesaikan masalah yang diberikan tetapi tidak semua indikator terpenuhi, dan dalam menyelesaikan permasalah yang diberikan masih kurang sistematis; 3) siswa berkemampuan rendah hanya mampu menyelesaikan pada tahapan memahami masalah, dan menyusun rencana meskipun belum maksimal. Dengan demikian diharapkan menjadi bahan acuan untuk memaksimalkan strategi pembelajaran demi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88366</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-22 10:13:00</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-22 11:20:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>