Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
TATANIAGA PADI DAN BERAS DI KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Muhammad Rafil - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0705102020060
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Muhammad Rafil "Tataniaga Padi dan Beras Di Kabupaten Pidie" di bawah bimbingan Prof Dr Ir Ahmad Humam Hamid, MA sebagai pembimbing utama dan Dr Ir Suyanti Kasimin, M,Si sebagai pembimbing kedua.
Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah bagaimana saluran tataniaga padi di Kabupaten Pidie dan Berapa besarnya marjin pemasaran , profit marjin dan share petani, padi pada setiap pelaku tataniaga yang terlibat dalam aktivitas tataniaga.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui saluran tataniaga padi di kabupaten Pidie dan untuk mengetahui besarnya marjin pemasaran yang diterima oleh setiap pelaku tataniaga padi yang terlibat dalam aktivitas tataniaga padi di Kabupaten Pidie.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Objek dalam penelitian ini adalah semua pihak yang terlibat dalam proses tataniaga padi di Kabupaten Pidie. Penentuan daerah sampel sebagai unit penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling) dengan pertimbangan bahwa daerah yang dipilih merupakan salah satu daerah penghasil padi terbesar di Aceh dan masyarakatnya hidup di sektor pertanian terkhusus kepada sektor persawahan yang menghasilkan padi secara kontinue.
Hasil penelitian menunjukkan saluran tataniaga padi di Kabupaten Pidie tataniaga yaitu pada saluran (I) Petani menjual ke pengumpul desa, lalu pengumpul desa menjual ke pengumpul kecaratan, lalu pengumpul kecamatan menjual ke Kilang Medan (2) Petani menjual ke pengumpul kecamatan, lalu pengumpul kecamatan menjual ke kilang Medan, (3) Petani menjual ke pengumpul desa, lalu pengumpul desa menjual ke kilang, setelah padi diolah,, beras disalurkan ke konsumen lokal, (4) Petani menjual ke pengumpul desa, lalu desa menjual ke kilang. setelah menjadi diolah menjadi beras, lalu disalurkan ke pengecer Medan, (5) Petani menjual ke pengumpul desa, lalu desa menjual ke kilang, setelah menjadi diolah
menjadi beras, lalu disalurkan ke BULOG Pidie, (6) Petani menjual ke ke kilang,setelah menjadi diolah menjadi beras, lalu disalurkan ke konsumen lokal, (7) Petani menjual ke pengumpul desa, lalu desa menjual ke kilang, setelah menjadi diolah menjadi beras, lalu disalurkan ke pengecer Medan dan (8) Petani menjual ke kilang.setelah menjadi diolah menjadi beras, lalu disalurkan ke BULOG Kabupaten Pidie. Adapun marjin rata-rata dari keseluruhan saluran tataniaga yaitu Rp 1.200 per kg, rata-rata dari total profit marjin total sebesar Rp 918 per kg, dan rata-rata dari total farmer Share sebesar 46 persen.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR BERAS DI INDONESIA (Putra Kurniawan, 2019)
JARINGAN SOSIAL TATANIAGA GARAM DI SIMPANG TIGA (Ibnu Phonna Nurdin, 2014)
ANALISIS KECUKUPAN LAHAN SAWAH UNTUK MENDUKUNG KEBUTUHAN PANGAN BERDASARKAN RTRW KABUPATEN PIDIE TAHUN 2014-2034 (KHUMAIRA, 2025)
ANALISIS STRUKTUR DAN NILAI TAMBAH PADA RANTAI PASOK BERAS DI KABUPATEN ACEH TIMUR (MUAMMAR ARIS MUNANDAR, 2020)
TATANIAGA TERNAK KAMBING DI PASAR RNHEWAN ULEE KARENG BANDA ACEH (Win Mazkur, 2024)