<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88236">
 <titleInfo>
  <title>PENYISIHAN SENYAWA NITROGEN DAN ORGANIK DARI LIMBAH LINDI MENGGUNAKAN KULTUR ALGA DALAM FOTOBIOREAKTOR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nikita Emalya</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Lindi dikategorikan sebagai limbah cair yang kuat karena mengandung konsentrasi BOD, COD, ammonia, dan nitrogen yang tinggi, bahkan dalam banyak kasus juga mengandung logam berbahaya. Penelitian ini menyelidiki potensi campuran kultur alga untuk mereduksi senyawa organik dan nitrogen dalam lindi. Sampel lindi dan alga diperoleh dari UPTD. Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR) Aceh di Blang Bintang, Aceh Besar. Fotobioreaktor terbuat dari kaca dengan tinggi 35 cm dan diameter 10 cm. Reaktor dilengkapi dengan lampu LED, gas CO2, aerator, dan mixer gas untuk mencampurkan CO2 dan udara yang kemudian dimasukkan ke dalam reaktor. Dua fotobioreaktor digunakan dalam penelitian ini, yaitu fotobioreaktor A dijalankan dengan penambahan gas CO2 dan udara sedangkan fotobioreaktor B hanya disuplai dengan udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotobioreaktor alga mampu menghilangkan senyawa COD masing-masing sebesar 76,26% dan 78,38% untuk fotobioreaktor A dan B. Penghilangan amonia, nitrat, nitrit dan fosfat dari fotobioreaktor A masing-masing adalah 72,09%; 74,86%; 73,52% dan 99,29%. Sedangkan penyisihan dari fotobioreaktor B sebesar 71,42%; 75,35%; 75,12% dan 98,94%. Konsentrasi mikroalga pada akhir percobaan untuk fotobioreaktor A dan B masing-masing adalah 117.654 mg/L dan 109.4 mg/L. pH fotobioreaktor B relatif stabil pada 9,28 ± 0,18 dengan suhu 27,976 ± 0,443oC. Jenis mikroalga yang ditemukan dalam lindi pada akhir percobaan didominasi oleh Euglena sp., Spirulina sp., dan Synedra acus.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88236</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-16 13:24:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-16 15:34:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>