ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN PETANI BURUH DAN PEDAGANG DI KECAMATAN LANGSA TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN PETANI BURUH DAN PEDAGANG DI KECAMATAN LANGSA TIMUR


Pengarang

Ade Suyetno - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0051211611

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Ade Suyetno " ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN PETANI BURUH DAN PEDAGANG DI KECAMATAN LANGSA TIMUR " dibawah bimbingan Bapak Ir. M. Nasir Abdussamad, M.Si sebagai pembimbing utama dan Bapak Ir. T. Makmur, M.Si sebagai pembimbing kedua. Penelitian ini bertujuan untuk : (a) melihat besarnya disparitas dalam distribusi pendapatan antara petani, pedagang dan buruh industri di Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa,(b) Untuk mengetahui seberapa besar penerima pendapatan rendah, pendapatan menengah, dan pendapatan tinggi antara petani, pedagang dan buruh industri di Kecamatan Langsa timur Kota Langsa.(c) Untuk mengklasifikasikan tingkat kemiskinan antara petani, pedagang dan buruh industri di Kecamatan langsa timur Kota Langsa.
Penelitian ini dilakukan secara Purposive (sengaja) dengan metode Stratified Ramdom Sampling. Sampel penelitian adalah Petani, Buruh dan Pedagang di Kecamatan Langsa Timur sebanyak 85 orang.
Dari hasil penelitian dengan Gini Ratio diperoleh nilai Gini Ratio untuk Petani sebesar 0,231, Buruh sebesar 0, 173 dan Pedagang sebesar 0,256. Total Indeks Gini ketiga sample adalah 0,259. Penelitian dengan menggunakan Kriteria Bank Dunia disimpulkan bahwa distribusi pendapatan dari ketiga sample penelitian (Petani, Buruh dan Pedagang) dikatakan relatif merata atau berada pada tingkat ketimpangan rendah karena 40 % penduduk pada kelompok pendapatan terendah telah menerima lebih dari 17 % dari total pendapatan. Penelitian dengan Kriteria Sayagyo disimpulkan bahwa rumah tangga ketiga sample penelitian (Petani, Buruh dan Pedagang) di Kecamatan Langsa Timur Pemerintah Kota Langsa terbebas dari kemiskinan.Untuk dapat memperbaiki ketimpangan pendapatan antara kelompok masyarakat pemerintah hendaknya lebih memfokuskan perencanaan dan kebijakan pembangunan serta investasi-investasi dan proyek-proyek pembangunan yang bisa melibatkan dan dapat menyentuh aspek-aspek kehidupan masyarakat miskin baik itu pendidikan, kesehatan dan proyek-proyek pembangunan lainnya sehingga diharapkan bisa memperbaiki pendapatan masyarakat yang pada akhirnya akan mampu memperkecil ketimpangan pendapatan dan kemiskinan dalam masyarakat.Masyarakat kecil sendiri diharapkan mampu memanfaatkan peluang-peluang yang telah diberikan pemerintah dengan baik serta memiliki motivasi dan semangat yang tinggi untuk perencanaan hidup yang lebih baik dengan menciptakan lapangan kerja sendiri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK