Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ALOKASI OPTIMUM SUMBER DAYA PERIKANAN: PERBANDINGAN PANTAI BARAT DENGAN PANTAI TIMUR ACEH
Pengarang
ADE KHOIRIYANTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0701101010069
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini membahas tentang alokasi optimum sumber daya perikanan : perbandingan Pantai Barat dan Pantai Timur Aceh. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat alokasi optimum sumber daya perikanan di perairan Pantai Barat dan Pantai Timur Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder dari tahun
1989-2010 yang berasal dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh. Model analisis bioekonomi yang digunakan adalah model Schaefer dan Fox yang dikembangkan oleh Schnute. Hasil analisis dengan model Schnute menghasi lkan CPUE (Catch Per Unit Effort) tahun 2005 pada perairan Pantai Barat mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yaitu dari 1.43 kg/trip menjadi 0.96 kg/trip. Sedangkan pada perairan Pantai Timur setiap tahunnya tidak mengalami penurunan yang drastis yaitu dari 1,51 kg/trip menjadi 1,37 kg/trip. Tahun-tahun selanjutnya CPUE di kedua perairan tersebut terus meningkat hingga tahun 2009, CPUE yang dicapai masing-masing sebesar 1,93 kg/trip dan 2,09 kg/trip. Hasil estimasi memperlihatkan Variabel TR dan TC memberikan pengaruh positif yang signifikan hingga taraf kepercayaan 10% terhadap hasil tangkapan ikan, sehingga variabel TR dan TC berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil tangkapan ikan yang diperoleh di perairan Pantai Barat Aceh, pada perairan Pantai Timur Aceh hanya satu variabel saja yang menberikan pengaruh positif yang signifikan yaitu variabel TR sedangkan variabel TC tidak signifikan terhadap hasil tangkapan ikan. Diharapkan kepada pemerintah khususnya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh dapat memberikan penyuluhan kepada para nelayan agar tetap menjaga kelestarian sumber daya perikanan, dan menyadarkan dalam penggunaan alat tangkap.
Kata Kunci: Analisis Optimum, Bioekonomi, Pantai Barat Aceh, Pantai Timur Aceh
Tidak Tersedia Deskripsi
KOMPARASI FINANSIAL HASIL TANGKAPAN PER TAHUN DI PANTAI BARAT SELATAN DAN PANTAI TIMUR UTARA PROVINSI ACEH (Baidarus Arlian, 2017)
STUDI PERUBAHAN GARIS PANTAI PRA TSUNAMI DAN PASCA TSUNAMI DISEPANJANG PANTAI BARAT ACEH KAWASAN ACEH BESAR, ACEH JAYA DAN ACEH BARAT (Elly Nuraini, 2015)
KAJIAN KERENTANAN PANTAI (CVI) AKIBAT FAKTOR OSEANOGRAFI : STUDI KASUS PANTAI BARAT ACEH BESAR KAJIAN KERENTANAN PANTAI (CVI) AKIBAT FAKTOR OSEANOGRAFI : STUDI KAJIAN KERENTANAN PANTAI (CVI) AKIBAT FAKTOR OSEANOGRAFI : STUDI KASUS PANTAI BARAT ACEH BESAR KASUS PANTAI BARAT ACEH BESAR (Maulidya Ananda, 2021)
KORELASI SEA SURFACE SALINITY (SSS), SEA SURFACE TEMPERATURE (SST) DAN KLOROFIL-A PADA BULAN AGUSTUS TAHUN 2021 DI SELAT MALAKA (Rahmatul Wirda, 2023)
KORELASI SEA SURFACE SALINITY (SSS), SEA SURFACE TEMPERATURE (SST) DAN KLOROFIL-A PADA BULAN FEBRUARI TAHUN 2021 DI SELAT MALAKA (Reskika Putri Amalia, 2023)