STUDI SISTEM KONDENSOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP PLTU CILACAP UNIT 1 DAN 2, 2 X 300 MW | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STUDI SISTEM KONDENSOR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA UAP PLTU CILACAP UNIT 1 DAN 2, 2 X 300 MW


Pengarang

Rahmatul Ulya - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604102010031

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kondensor merupakan salah satu alat pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi untuk mengkondensasikan uap sisa keluar turbin menjadi cair agar dapat digunakan kembali pada siklus. Pada PLTU Cilacap Unit 1 dan 2 menggunakan air laut sebagai media pendingin uap, dimana air laut tersebut mengalir melalui pipa-pipa kondensor. Tingginya sifat korosif pada air laut menyebabkan pipa-pipa pada kondensor sering mengalami kebocoran sehingga menyebabkan masa pemakaian kondensor menjadi singkat. Oleh karena itu dirancang sebuah sistem pendinginan dua tingkat dimana media pendingin kondensor menggunakan air dengan sifat rendah korosif, kemudian air yang telah menyerap panas tersebut akan didinginkan kembali pada sebuah heat exchanger tambahan bertipe shell and tube dengan media pendinginnya ialah air laut. Penggunaan sistem pendinginan dua tingkat tersebut bertujuan untuk menghindari berkontak langsung antara air laut dengan kondesor sehingga kebocoran yang sering terjadi pada pipa dapat dihindari, dengan demikian dapat memperpanjang masa pemakaian kondensor. Metode rancangan yang digunakan ialah metode kuantitatif, dimana pengkajian memiliki sistem yang matematis berdasarkan teori yang ada. Hasil analisa didapatkan bahwa nilai laju perpindahan panas pada kondensor menggunakan sistem pendinginan satu tingkat adalah 457 MW dan pada sistem yang dirancang yaitu sistem pendinginan dua tingkat memiliki nilai laju perpindahan panas 3.804 MW.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK