ANALISIS KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS PADA FEEDWATER HEATER UNIT 1 DAN 2 PT S2P PLTU CILACAP 2 X 300 MW | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KARAKTERISTIK PERPINDAHAN PANAS PADA FEEDWATER HEATER UNIT 1 DAN 2 PT S2P PLTU CILACAP 2 X 300 MW


Pengarang

LATIFAH ULIYA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604102010039

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Sistem tertutup pada pembangkit listrik tenaga uap umumnya menggunakan alat penukar kalor kondesor sebagai seistem pendingin. Pada sistem tertutup uap sisa keluaran turbin akan dimanfaatkan kembali untuk air pengisi pada boiler setelah proses pengembunan (kondensasi). Salah satu cara untuk meningkatkan temperature kondensat dari kondensor sebelum masuk boiler dengan penambahan panas pada feedwater heater. Tujuan dari penggunaan feedwater heater ini adalah memanaskan air yang telah dipompakan dari kondensor dengan memanfaatkan panas uap ekstraksi turbin pada tingkatan tertentu. Permasalahan yang tidak bisa dihindari pada feedwater heater pengotoran dari sistem penukar kalor. Efiktivitas penukar panas, yaitu pola aliran didalam pipa feedwater heater berupa koefisien perpindahan panas. Koefisien perpindahan panas konveksi dalam suatu saluran dipengaruhi oleh panjangnya saluran fluida yang memengaruhi pola aliran laminer ataupun turbulen. Makin turbulennya pola aliran fluida maka makin tingginya koefisien perpindahan panas konveksi pada suatu pipa saluran. Pada penelitian perlu dilakukan perhitungan ulang karakteristik perpindahan panas pada feedwater heater. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan kajian analitik berdasarkan analisis termodinamika dan analisis perpindahan panas. Dari hasil perhitungan yang didapati adalah koefsisien perpindahan panas keseluruhan kotor 3330,81 W/m2K, luas permukaan perpindahan panas 1695,31 m2, jumlah tube 8880 buah, jumlah baffle 7 buah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK