<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88148">
 <titleInfo>
  <title>RANCANG BANGUN SUDU TURBIN ANGIN HORIZONTAL TIPE INVERSE TAPER DENGAN KAPASITAS DAYA 500 WATT UNTUK ANGIN BERKECEPATAN RENDAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM KARUNIA RUSYIDI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan negara dengan potensi sumber daya energi terbarukan yang melimpah, salah satunya adalah energi angin, dengan kecepatan rata-rata tahunan antara 3-6 m/s. Pemanfaatan energi angin dapat dikembangkan untuk membangkitkan energi listrik dengan menggunakan turbin angin. Namun, tipe sudu yang  sering digunakan didesain untuk kecepatan  angin yang tinggi. Penelitian ini  bertujuan untuk  mendapatkan rancangan sudu yang sesuai untuk angin berkecepatan rendah. Analisis bentuk geometri sudu dilakukan terhadap rasio pelebaran chord dan bentuk airfoil menggunakan metode Blade Element Momentum (BEM) pada software QBlade untuk mengetahui performa sudu yang dirancang. Hasil analisis dipilih model sudu terbaik yang digunakan yaitu tipe inverse taper dengan rasio pelebaran chord sebesar 20% (0,107-0,128 m) dari pangkal hingga ujung sudu dan airfoil yang digunakan yaitu airfoil tipe NACA (National Advisory Comitte for Aeronautics) 6412. Analisis perfoma sudu yang dilakukan menunjukkan performa yang baik dengan nilai Cp (Coefficient of Performance) maksimum sebesar 0,52 pada TSR (Tip Speed Ratio) 4. Sudu inverse taper yang dirancang memiliki jari-jari sebesar 0,8 m dengan tiga sudu. Sudu diuji pada sistem Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang terdapat di situs lapangan  PT Lentera Bumi Nusantara dengan generator TSD-500 yang terpasang pada tower dengan  ketinggian 12 meter. Hasil pengujian selama 3 hari menunjukkan daya rata-rata yang diperoleh sebesar 40,77 Watt dengan kecepatan angin rata-rata sebesar 4,12 m/s dan energi total rata-rata yang dihasilkan sebesar 978,62 Watt. Hasil pengujian lapangan juga menunjukkan bahwa sudu inverse taper mampu menghasilkan daya dengan baik pada kecepatan angin rendah dengan kecepatan cut in sebesar 1,2 m/s dan produksi daya yang paling baik terjadi pada kecepatan 1-4 m/s.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88148</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 16:51:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-11 10:20:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>