ANALISIS SISTEM PEMASARAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS SISTEM PEMASARAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA L.) DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA


Pengarang

Nurhidayat Aminin - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0151220081

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Nurhidayat Aminin dengan Judul Skripsi "Analisis Sistem Pemasaran Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.)di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara", dengan Pembimbing utama Bapak Ir.M. Nassir Hawy, M.S dan Pembimbing kedua Bapak Ir. Azhar A. Gani, M.Sc.
Permasalahan dalam penelitian adalah Bagaimanakah bentuk saluran pemasaran yang paling menguntungkan bagi petani kacang tanah di Kecamatan Dewantara Kabupaten Acch Utara dan berapakah besar margin pemasaran dan keuntungan yang diterima petani pada setiap mata rantai pemasaran Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Penentuan lokasi berdasarkan pada pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan sentra produksi kacang tanah. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada biaya pemasaran, harga jual, marjin pemasaran, saluran pemasaran kacang tanah tersebut .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk mata rantai pemasaran (saluran pemasaran) yang menguntungkan oleh petani kacang tanah di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui besarnya margin pemasaran dan keuntungan yang diterima petani pada setiap mata rantai pemasaran
Untuk menentukan desa sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (Simple Random Sampling). Dari ke 4 desa yaitu Glumpang Sulu, Desa Uteng Geulingang. Desa Paloh Gadeng dan Desa Bangka Jaya, maka diambil 2 desa yang lebih tinggi produksi kacang tanah yaitu Desa Glumpang Sulu dan Paloh Gadeng. Besarnya populasi yang digunakan dalam penelitian ini 76 orang untuk dan pedagang 8O orang dan diambil 5 orang setiap lembaga.
Adapun bentuk saluran pemasaran yang paling dominan yaitu saluran pemasaran Tipe I dari produsen langsung menjual ke konsumen merupakan saluran yang paling menguntungkan bagi petani kacang tanah hal ini disebabkan para petani dapat memperoleh keuntungan yang besar dibandingkan dengan menggunakan Tipe
saluran II dan II.
Rata-rata pendapatan pada usahatani kacang tanah di daerah penelitian adalah sebesar Rp. 1.415.175 per Ha per MT. Adapun pendapatan pedagang pengumpul Rp.
184.095 per Bulan, pedagang besar Rp. 8.728.238 per bulan dan pedagang pengecer Rp. 33.760 per bulan.

Penggunaan saluran pemasaran yang panjang, perlu diperhitungkan oleh para petani, jika pemasaran yang digunakan hanya untuk pemasaran lokal sebaiknya para petani menggunakan saluran pemasaran Tipe I karena petani dapat memperoleh keuntungan yang besar dimana harga jualnya hampir sama atau sama dengan harga jual pada pedagang pengecer, dibandingkan saluran pemasaran Tipe II, III.
Untuk menekan perbedaan margin pemasaran tidak terlalu jauh maka diperlukan peningkatan kualitas, atau perlunya petani kacang tanah memasarkan produknya sendiri ke konsumen sehingga petani dapat memperoleh keuntungan atau nilai margin pemasaran yang besar daripada petani memasarkan kacang tanah melalui pedagang besar dan pedagang pengecer.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK