<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88131">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SPINDLE SPEED DAN FEED RATE TERHADAP KUALITAS DIMENSI LUBANG DAN KEAUSAN MATA PAHAT PROSES HIGH-SPEED MICRODRILL PADA MATERIAL STAINLESS STEEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fatur Rahmatsyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Proses pemesinan seperti proses gurdi sudah sangat banyak digunakan pada industri manufaktur. Proses ini dilakukan untuk membuat lubang didalam suatu komponen, salah satunya pada industri elektronik, aerospace, obat-obatan, otomotif, dan lain-lain. Ketika komponen yang dibuat ukuran dimensinya menjadi semakin kecil, maka hal ini berdampak terhadap pembuatan ukuran dimensi lubang yang ikut mengecil bahkan bisa mencapai beberapa mikron saja, sehingga proses penggurdian ini berubah istilahnya menjadi micro-drill. Makalah ini menjelaskan tentang kualitas dimensi lubang dan keausan mata pahat (flank wear) hasil dari proses high speed micro-drill pada stainless steel dengan ketebalan 1 mm menggunakan mata pahat tungsten carbide 0,3 mm. Terdapat sembilan variasi parameter pemesinan dengan variabel yang digunakan adalah spindle speed 20.000 rpm, 22.000 rpm, 24.000 rpm dan feed rate 1 mm/min, 1.5 mm/min, 2 mm/min. Hasil proses high-speed micro-drill dianalisa secara visual menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM) untuk mengukur keakuratan dimensi lubang dan keausan mata pahat (flank wear). Didapati hasil proses pemesinan bahwa, terdapat deviasi dimensi pada beberapa lubang pengujian dan peningkatan nilai keausan mata pahat. Diharapkan makalah ini dapat menjelaskan keakuratan dimensi dan nilai keausan mata pahat (flank wear) pada proses high-speed micro-drill.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88131</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 14:13:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-10 15:39:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>