PENGARUH VARIASI KECEPATAN POTONG DAN TEMPERATUR MATERIAL TERHADAP KUALITAS HASIL PROSES MICRO MILLING PADA PLAT TITANIUM 6AL-4V | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH VARIASI KECEPATAN POTONG DAN TEMPERATUR MATERIAL TERHADAP KUALITAS HASIL PROSES MICRO MILLING PADA PLAT TITANIUM 6AL-4V


Pengarang

DEDY SYAHPUTRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504102010110

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Proses pemesinan merupakan salah satu teknologi produksi yang hampir diperlukan pada setiap produk. Pada era modern ini setiap industri terus berkembang seiring dengan perkembangan tersebut, munculah miniaturisasi dari proses pemesinan, salah satunya yaitu proses micro milling. Penelitian ini melakukan pengamatan pada kualitas dimensi hasil pemotongan dengan menggunakan proses micro milling dari parameter yang telah ditentukan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur ke akuratan dimensi hasil pemotongan dengan menggunakan proses micro milling, pada material titanium 6Al-4V dengan ketebalan plat 4 mm dan menggunakan mata pahat jenis end mill JST-CUT berdiameter 0.4 mm dengan material pahat carbide HRC63. Kecepatan potong 15, 20 dan 25 (m/min) dan menggunakan temperatur ruangan(24°C), 0°C dan -3°C sebagai parameter pemotongan. Pengamatan pada dimensi pemotongan dari hasil proses micro milling dengan menggunakan Stereotype microscope kemudian diukur dan didapatkan hasilnya Pada kecepatan potong 15 m/min untuk temperatur -3°C, 0°C dan temperatur ruangan(24°C) masing-masing memiliki ukuran rata-rata dimensi sebesar 0.4097, 0.411 dan 0.4153 mm. Dimana ukuran rata-rata dimensi tertinggi terjadi pada proses micro milling dengan temperatur ruangan(24°C) yaitu sebesar 0.4153 mm dan pada kecepatan potong 25 m/min untuk temperatur -3°C, 0°C dan temperatur ruangan(24°C) masing-masing memiliki ukuran dimensi sebesar 0.4007, 0.4023 dan 0.403 mm. Dimana ukuran dimensi terendah terdapat pada proses temperatur -3°C dengan ukuran dimensi 0.4007 mm. Dari penelitian ini akan menghasilkan variasi dari dimensi pemotongan yang akan dapat disimpulkan menjadi parameter pemesinan pilihan. Dengan penelitian ini semoga dapat meningkatkan kemampuan serta keakuratan pemesinan micro milling di Universitas Syiah Kuala, Indonesia dan Dunia.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK