Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERILAKU JOINT BALOK KOLOM TERHADAP BEBAN SIKLIK SESUAI DENGAN SKSNI T-15-1991-03 SETELAH DIPERBAIKI DENGAN FEROSEMEN
Pengarang
AGUNG HIDAYATULLAH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504101010142
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
iTugas Akhir SarjanaPerilaku JointBalok Kolom Terhadap BebanSiklik Sesuai Dengan SKSNI T-15-1991-03 Setelah Diperbaikan DenganFerosemen Agung Hidayatullah1504101010142Program Studi Sarjana Teknik SipilJurusan Teknik Sipil-Fakultas TeknikUniversitas Syiah KualaAbstrakDaerah jointbalok dan kolom merupakan bagian yang kritis terhadap gempa, karena terjadi momen geser yang besar pada bagian jointyang dapat menimbulkan kerusakan dan keruntuhan. Oleh karena itu,perlu upaya evaluasi terhadap kekuatan sambungan balok-kolom.Salah satu alternatif perbaikanyang dapat digunakan yaitu denganferosemen. Ferosemen merupakan beton bertulang tipis yang menggunakanwiremeshsebagai tulangan utama dengan mortar semen hidrolis. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilakujointbalok kolom SKSNI T-15-1991-03akibat bebansiklik setelah perbaikandengan bahan ferosemen. Objek penelitian merupakan jointbalok kolom standar SKSNI T-15-1991-03dimana pada bagian jointmenggunakan tulangan geser.Penelitian dilakukan di Laboratorium Konstruksi dan Bahan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala.Penelitian ini menggunakan benda uji berbentukjointbalok kolom dengan ukuran balok 30×40×120 cmdan ukuran kolom 30×30×200 cm. Perbaikan dilakukan dengan melekatkan ferosemenpada daerahjoint. Pengujian dilakukan dengan pembebanan siklik secara tekan dan tarik dengan arah lateral terhadap balok.Berdasarkan hasil penelitian perbaikan menggunakanferosemen pada daerah jointbalok kolom SKSNI T-15-1991-03 didapatkan beban tekan maksimum sebesar 6,87tf dan beban tarik maksimum sebesar 5,28tfdanfaktor daktilitas didapat sebesar 8,63.Penurunan kekakuan yang diperoleh sebesar 0,134 dari displacement 0,810 mm sampai displacement 18,550 mm.Pola retakanyang terjadi pada jointrelatif berbentuk miring hingga terjadi persilangan bentuk pola retak.KataKunci: Joint balok kolom, ferosemen, beban siklik, perbaikan struktur
Tidak Tersedia Deskripsi
PERILAKU JOINT BALOK-KOLOM SESUAI DENGAN PBI 1971 YANG DIBEBANI SIKLIK SETELAH PERBAIKAN DENGAN MENGGUNAKAN FEROSEMEN 5 LAPIS WIREMESH (Nur Afiya, 2022)
PERILAKU JOINT BALOK KOLOM STANDAR PBI 1971 TERHADAP BEBAN SIKLIK SETELAH PERBAIKAN DENGAN BAHAN FEROSEMEN (MAULANA LIRAD, 2020)
PERBAIKAN JOINT KOLOM BALOK DENGAN FEROSEMEN YANG DIBEBANI SIKLIK SESUAI DENGAN PBI 1971 (MUHAMMAD FAIS IRSYAD, 2021)
PERILAKU JOINT BALOK KOLOM YANG DIBEBANI SIKLIK SETELAH PERBAIKAN DENGAN MENGGUNAKAN FEROSEMEN SESUAI DENGAN PBI 1971 (FAS 0,6) (ANDI AFRIRANDA, 2021)
ANALISIS PERLAKUAN JONT BALOK KOLOM TERHADAP BEBAN SIKLIK DENGAN PENAMBAHAN SENGKANG PADA JOINT SESUAI SK SNK T-15-1991-03 (Jovan Sudharma Ns, 2018)