Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
“ANALISA KOHESI SOSIAL ANTARA PENDUDUK LOKAL (SUKU GAYO) DENGAN PENDUDUK PENDATANG (SUKU ACEH) DI KAMPUNG MUTIARA PONDOK BARU, KECAMATAN BANDAR, BENER MERIAH”.
Pengarang
Asra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1610101010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kohesi sosial yang dibangun antara penduduk lokal dengan pendatang dan keterkaitan antara penduduk lokal dengan pendatang sehingga tehindar dari konflik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan Teori keterlekatan Granovetter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Berdasarkan hasil dan pembahasan yang ditemukan dalam penelitian ini adanya peningkatan dalam membangun kohesi sosial antara penduduk lokal dengan pendatang di kampung Mutiara Pondok Baru, kohesi sosial yang meliputi suatu aturan yang harus diikuti dan ditaati bersama sikap saling menghargai atas segala perbedaan. Tidak adanya perbedaan akses sarana bagi setiap penduduk, semua disamaratakan baik penduduk lokal dengan pendatang. Setiap penduduk lokal dengan pendatang aktif terlibat dalam kegiatan sosial kampung untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, penduduk lokal dengan pendatang membangun strategi untuk bertoleransi dengan masyarakat, saling menghargai, saling menghormati setiap perbedaan antara kedua penduduk. Kohesi tersebut terjadi karena salah satunya adalah peran elit daerah, elit lokal dan kedekatan etnis atau kedaerahan sangat penting bagi kemajuan daerahnya. Adanya hubungaan yang sifatnya saling berkaitan karena interaksi yang terjadi terus menerus dimana mereka saling terkait antara penduduk lokal dengan pendatang seperti halnya dalam hal ekonomi, dimana komplek penduduk pendatang yang mayoritas pedagang mempermudah penduduk lokal berbelanja kebutuhan sehari-hari tidak harus berbelanja ketempat yang jauh, begitu pula sebaliknya bagi penduduk pendatang, pendapatan mereka akan bertambah apabila penduduk pendatang lokal sudah panen hasil pertanian mereka.
Kata Kunci: Kohesi Sosial, Keterkaitan, Penduduk Lokal, Penduduk Pendatang
Tidak Tersedia Deskripsi
PROSES AKULTURASI BUDAYA DALAM MASYARAKAT BUMI AYU KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH (ESTI SEVIANI, 2024)
DINAMIKA KEHIDUPAN SOSIAL KELOMPOK MINORITAS SUKU GAYO DALAM MASYARAKAT MAYORITAS SUKU ACEH (STUDI KASUS PADA MASYARAKAT DUSUN PANTERAYA DALAM KAMPUNGRNBENER AYU KECAMATAN WIH PESAM KABUPATEN BENER MERIAH) (Rini Mahara, 2024)
ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PEMBIBITAN KOPI ARABIKA DI KEBUN PERCOBAAN GAYO DI DESA PONDOK GAJAH KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH (KHUMAIDI AFRIANSYAH, 2020)
INTERAKSI MASYARAKAT PENDATANG DENGAN MASYARAKAT LOKAL (SUATU STUDI DI KECAMATAN BANDAR, BENER MERIAH) (Damaiyanti, 2016)
INTERAKSI SOSIAL ANTARA ETNIS JAWA, ACEH DAN GAYO DI KAMPUNG PUJA MULIA KECAMATAN BANDAR KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 1950-2015 (Emi Syahri, 2017)