Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI REKONSTRUKSI MODEL 3D DAN ANALISIS PERILAKU PELAT IMPLAN PADA STRUKTUR TULANG FRAKTUR CALCANEUS
Pengarang
Muhammad Ridha - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1504102010043
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Gambar citra medis dua dimensi (2D) digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan bagi petugas medis, tetapi hasil data citra medis 2D memiliki keterbatasan, seperti adanya bagian yang terhalangi bagian anatomi yang lain dan memungkinkan terjadinya kesalahan interpretasi saat diagnosis karena banyaknya jumlah irisan gambar citra 2D yang perlu diamati, sehingga diperlukan rekonstruksi model tiga dimensi (3D). Segmentasi dengan metode ambang batas threshold sebesar (220 – 2494) dan seeded region growing digunakan untuk memisahkan struktur tulang yang diteliti dengan bagian yang tidak diperlukan (noise). Gambar citra medis 2D menjadi dasar pembentukan pelat implan, sehingga konstruksi geometris pelat implan pada umumnya berbentuk pelat datar yang menghendaki perlunya pengerjaan pelengkungan pelat implan agar sesuai dengan kontur permukaan struktur tulang calcaneus. Pelengkungan dan penempatan pelat implan secara virtual dapat membantu tenaga medis melakukan perencanaan sebelum operasi secara lebih mudah. Pelat implan merupakan struktur paling penting dalam menjaga kestabilan struktur tulang yang fraktur agar tetap berfungsi dengan baik, sehingga perlu dilakukan analisis struktur untuk mengetahui perilaku pelat implan ketika mengalami pembebanan. Dua model pelat implan yang dianalisis adalah pelat implan konvensional dan pelat implan anatomik. Metode elemen hingga digunakan untuk mengetahui pengaruh variasi penempatan posisi sekrup terhadap tegangan dan kekakuan struktur pelat implan untuk kasus tulang calcaneus tipe fraktur II-A menurut klasifikasi Sander dengan pembebanan maksimum 450 N. Hasil menunjukkan untuk pelat konvensional, fiksasi penempatan sekrup variasi kedua adalah yang paling baik digunakan jika dibandingkan dengan variasi ketiga, dengan kekakuan struktur 3054.57 N/mm dan tegangan yang terjadi pada pelat implan sebesar 82.515 MPa. Begitupun untuk pelat anatomik, fiksasi penempatan sekrup variasi kedua adalah yang paling baik digunakan jika dibandingkan dengan variasi ketiga dengan kekakuan struktur 1363.47 N/mm dan tegangan yang terjadi pada pelat implan sebesar 180.25 MPa.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGUKURAN MORFOLOGI CALCANEUS UNTUK PERANCANGAN PELAT IMPLAN MENGGUNAKAN METODE REVERSE ENGINEERING (SHAFIRA NURRIZA, 2021)
PERENCANAAN KONSEP DESAIN PLAT IMPLAN CALCANEUS TYPE II A MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (MAGHFIRAH JUMAIDI, 2022)
PENGEMBANGAN ALAT UJI TEKAN PNEUMATIK UNTUK PENGUKURAN DEFORMASI PADA PELAT IMPLAN CALCANEUS MENGGUNAKAN METODE KORELASI CITRA DIGITAL (Marzuki Alkindi, 2023)
RADIOGRAFI TULANG FEMUR TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) SETELAH PEMASANGAN IMPLAN WIRE ALTERNATIF (YUDISTIRA, 2019)
GAMBARAN HISTOPATOLOGI OTOT SEKELILING IMPLAN WIRE STAINLESS STEEL ALTERNATIF PADA ANJING (CANIS FAMILIARIS). (NURSAINI MARETTA BERUTU, 2020)