KAPASITAS IMPACT PELAT FEROFOAM CONCRETE SG 1,2; 1,4; DAN 1,6 BERSERAT POLYPROPYLENE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAPASITAS IMPACT PELAT FEROFOAM CONCRETE SG 1,2; 1,4; DAN 1,6 BERSERAT POLYPROPYLENE


Pengarang

Jasmiati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1504101010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Beton busa merupakan yang penyusunnya hanya dengan beberapa bahan baku yaitu semen, air dan foam agent. Selain beratnya yang ringan beton busa juga memiliki kekuatan yang cukup baik. Namun beton ringan memiliki kuat tarik yang lemah, maka dari itu salah satu cara untuk mendapatkan kuat tarik yang baik ialah dengan menambahkan tulangan berupa wiremesh dan atau serat kedalam campuran mortar beton ringan. Namun demikian, pada aplikasi tertentu informasi tentang kapasitas impact sangat diperlukan. Serat yang digunakan dalam penelitian ini adalah serat polypropylene. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kuat benturan (impact) terhadap pelat ferofoam berserat polypropylene. Penelitian ini juga dilakukan pengujian sifat mekanis terhadap ferofoam meliputi pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah. Persentase serat polypropylene yang digunakan sebesar 1% dari volume. FAS sebesar 0,4 dengan variasi SG 1,2; 1,4; dan 1,6 serta besi tulangan diameter 6. Benda uji pelat ferofoam berukuran 40 x 40 cm dengan variasi tebal 3, 4, dan 5 cm. pengujian impact pada pelat ferofoam dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Jumlah seluruh benda uji pelat ferofoam adalah sebanyak 7 buah. Pengujian kuat tekan menggunakan benda uji silinder berukuran 10 x 20 cm. Pengujian kuat tekan dilakukan setelah benda uji berumur 7, 28 dan pada hari-H . Jumlah seluruh benda uji silinder 10 x 20 cm sebanyak 27 buah. Pengujian kuat tarik belah menggunakan benda uji silinder berukuran 15 x 30 cm. Pengujian kuat tarik belah dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Jumlah seluruh benda uji silnder 15 x 30 cm sebanyak 9 buah. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan pelat ferofoam berserat polypropylene dengan SG 1,6 menghasilkan ketahanan impact yang lebih tinggi dibandingkan SG 1,2 dan 1,4. Nilai energi yang diserap sebesar 35316 Joule dengan jumlah pukulan 600 dan defleksi 14,09 mm. Untuk variasi tebal pelat dengan SG 1,4 yang menghasilkan nilai ketahanan impact tertinggi ditunjukkan pada pelat dengan ketebalan 5 cm dengan nilai energi 5886 joule jumlah pukulan 100 dan defleksi 5,07 mm. Untuk variasi jumlah lapisan wiremesh dengan SG 1,4 yang menghasilkan ketahanan impact tertinggi ditunjukkan pada pelat dengan penggunaan 4 lapis wiremesh dengan nilai energi 4708,8 joule dengan jumlah pukulan 80 dan defleksi 6,09 mm.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK