Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
IDENTIFIKASI RISIKO KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN UNSYIAH
Pengarang
MUKHARIR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1604101010126
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Proyek konstruksi merupakan suatu rangkaian kegiatan yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu dalam batasan waktu, biaya dan mutu yang telah ditentukan. Sumber bahaya bisa saja ditimbulkan oleh manusia, lingkungan maupun peralatan yang digunakan selama proyek berlangsung. Proyek konstruksi gedung memiliki potensi bahaya yang cukup besar karena memerlukan pekerja yang banyak, penggunaan alat serta lingkungan pekerjaan yang berisiko terjadinya kecelakaan kerja. Semakin tinggi sebuah bangunan, semakin tinggi juga potensi risiko bahaya yang dapat terjadi. Adanya pengendalian risiko diharapkan kecelakaan kerja dapat diminimalisir. Upaya perlindungan K3 juga diperlukan dengan tujuan agar tenaga kerja selalu dalam keadaan selamat dan sehat. Perumusan masalah pada penelitian ini identifikasi bahaya apa saja, berikut penilaian bahaya dan tindakan pengendalian apa yang perlu dilakukan untuk mengurangi bahaya yang terdapat pada sebuah pekerjaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi bahaya pada pekerjaan utama di Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Kebencanaan Unsyiah menggunakan metode HIRARC. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuesioner kepada 10 orang responden yang sudah memiliki pengalaman kerja lebih dari 5 tahun. Terdapat 73 faktor risiko dari 5 jenis pekerjaan utama. Penilaian bahaya terhadap Proyek Pembangunan Gedung Lab Kebencanaan Unsyiah didapat 50 faktor kategori L (low) dan 23 faktor kategori M (medium). Nilai Relative risk tertinggi untuk penilai bahaya pada pekerjaan pengangkatan material oleh pekerja pada bahaya kelelahan fisik dan pengerjaan pengecoran pada bahaya campuran beton mengenai pekerja dengan nilai 10. Pengendalian bahaya yang disarankan berupa pengendalian rekayasa, pengendalian administratif, dan Alat Perlindungan Diri (APD).
Kata Kunci: Identifikasi Bahaya, HIRARC, K3, Gedung
Tidak Tersedia Deskripsi
GAMBARAN PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA OLEH P2K3 PT. WASKITA KARYA PADA PROYEK PEMBANGUNAN PASAR ACED TAHAP II DI BANDA ACEH 2011 (Irsan Abubakar, 2021)
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE BOWTIE DI BANDA ACEH (Miftahul Jannah, 2026)
IDENTIFIKASI DAN PENILAIAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PROYEK KANTOR BPJN-1 BANDA ACEH (KIFANA SALSABILA, 2021)
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PEKERJAAN BASEMENT PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BANK SYARIAH INDONESIA DI BANDA ACEH (MUHAMMAD RIFANDI, 2025)
IDENTIFIKASI RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BANDA ACEH MADANI EDUCATION CENTER (Arif Fadhillah, 2017)