EVALUASI ELEMEN STRUKTUR GEDUNG CONTROL ROOM PT. PERTA ARUN GAS AKIBAT PENAMBAHAN RUANG DAN LANTAI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EVALUASI ELEMEN STRUKTUR GEDUNG CONTROL ROOM PT. PERTA ARUN GAS AKIBAT PENAMBAHAN RUANG DAN LANTAI


Pengarang

Maharani Putri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604101010034

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tugas Akhir Sarjana

EVALUASI ELEMEN STRUKTUR GEDUNG CONTROL ROOM PT. PERTA ARUN GAS AKIBAT PENAMBAHAN RUANG DAN LANTAI
Maharani Putri
1604101010034
Program Studi Sarjana Teknik Sipil
Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik
Universitas Syiah Kuala

Abstrak

Gedung control room berfungsi untuk memantau dan mengontrol peralatan yang ada di lapangan dan berusia 44 tahun. Pihak PT. PAG, sebagai pengelola asset, menginginkan adanya pemisah ruangan antara ruang operator dengan instrument refer dan panel-panel dengan melakukan penambahan lantai pada bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kekuatan elemen struktur akibat penambahan lantai dan menentukan rekomendasi desain untuk penambahan lantai. Pemodelan pada penelitian ini menggunakan bantuan softwaere ETABS untuk menganalisis perubahan struktur yang terjadi akibat adanya penambahan lantai terutama elemen kolom, balok, serta pelat lantai. Input pembebanan dan perencanaan mengacu pada SNI terbaru. Analisa dilakukan pada dua permodelan struktur tambahan balok dan kolom yaitu struktur komposit (beton dan profil baja) dan beton bertulang, dengan kondisi dua fungsi penempatan operator dan instrument refer dan control panel. Pelat lantai untuk kedua model digunakan struktur beton bertulang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai gaya-gaya dalam pada penambahan struktur beton bertulang lebih besar dari pada penambahan struktur komposit. Nilai rasio kapasitas beton bertulang memiliki nilai yang tidak aman yaitu pada kuat geser balok yaitu sebesar 1,29, sedangkan pada struktur komposit masih aman dengan nilai tertinggi pada kuat geser balok sebesar 0,84. Perilaku struktur berupa perpindahan, gaya geser dasar dan simpangan antar lantai yang didapat pada kedua pemodelan dalam arah x dan y masih dalam batas yang diizinkan. Terdapat sambungan struktur eksisting yang tidak aman sehingga diberikan perkuatan profil baja pada setiap sudut. Rekomendasi desain yang diberikan ialah struktur komposit untuk penambahan lantai 3 baru yang difungsikan untuk ruangan operator. Eleman kolom 50/50 dengan profil H 250×25×9×14 dan terdapat tulangan utama 12D22. balok digunakan profil H 200×100×5,5×8, H 400×200×8×13, dan 450×200×8×13. Pelat lantai menggunakan struktur beton bertulang dengan tebal pelat 20 cm.





Kata Kunci : perilaku struktur, rasio kapasitas, struktur komposit, beton bertulang, ETABS.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK