KAJIAN EKSPERIMENTAL GEOMETRI KOLEKTOR SURYA UNTUK KASUS PENGERING BIJI KOPI | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN EKSPERIMENTAL GEOMETRI KOLEKTOR SURYA UNTUK KASUS PENGERING BIJI KOPI


Pengarang

M. Misykatullah Fonna - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404102010011

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pemanfaatan energi matahari secara efisien sangat dibutuhkan dala kehidupan sehari-hari, terutama dalam proses pengeringan. Proses pengeringan untuk saat ini telah banyak dilakukan salah satunya dengan menggunakan bantuan kolektor surya. Dimana metode pengeringan menggunakan kolektor surya ini mampu menyerap energi radiasi matahari melalui absorber sehingga menyebabkan temperatur absorber naik. Adapun pengoptimalisasian kolektor surya sangat dipengaruhi oleh pola geometri kolektor surya terhadap luasan penampangnya, sehingga penyerapan panas yang terjadi bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan sistem penyerapan panas yang efektif untuk proses pengeringan dengan membandingkan tiga model geometri kolektor surya dengan luasan penampang yang sama. Ketiga model kolektor surya ini memiliki luasan penampang yang sama yaitu sebesar 2,5 m2 dan dengan ketebalan absorber 3 cm. Sampel pada penelitian ini yaitu biji kopi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kolektor model kedua (yang berbentuk trapesium) adalah sistem pengeringan yang optimal dalam pengujian ini, karena memiliki temperatur keluaran tertinggi yaitu sebesar 83ºC dan temperatur ruang pengering sebesar 73ºC pada pukul 13:00 WIB, dibandingkan kolektor model pertama (model kombinasi) dan ketiga (model persegi panjang) yang mampu menghasilkan temperatur kolektor sebesar 75ºC dan 70ºC dengan temperatur ruang pengering sebesar 60ºC dan 55ºC. Dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa kolektor surya model kedua (model trapesium) adalah kolektor yang terbaik dimana semakin tinggi temperatur maka semakin cepat proses pengeringan. Kolektor ini dapat mengeringkan biji kopi selama 2 hari dibandingkan dengan kolektor model pertama dan ketiga yang dapat mengeringkan biji kopi selama 3 hari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK