Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI CABAI HIBRIDA DI DESA DUA PAYA KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE
Pengarang
Yunihar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
000512023043
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Yunihar dengan judul skripsi "Analisis Finansial Usahatani Cabai Hibrida di Desa Dua Paya Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie", dengan pembimbing utama lbu Agustina Arida, SP, M.Si. dan pembimbing anggota BapakLr. A. Kadir Zailani, MP
Penelitian ini dilakukan di Desa Dua Paya Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie. Penentuan daerah penelitian ini dengan pertimbangan Desa tersebut merupakan salah satu daerah yang membudidayakan cabai hibrida di Kabupaten Pidie.
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan usahatani cabai hibrida dilihat dari sudut finansial di Desa Dua Paya Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie. Untuk mengetahui pengembangan usahatani cabai hibrida digunakan analisis biaya dan manfaat melalui pendekatan analisis finansial dengan empat kriteria, yaitu Net Present Value (NPV), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C),Internal Rate of Return (IRR), Break Even Point (BEP).
Adapun penelitian ini menggunakan metode survey yaitu melakukan pengamatan langsung ke daerah penghasil cabai hibrida di Desa Dua Paya Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie.Usahatani cabai merah di Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie layak diusahakan bila ditinjau dari segi biaya dan manfaat, Hal ini disebabkan nilai NPV>
0, yaitu Rp.12.319. 712,- yang berarti penerimaan yang diterima lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Net B/C > 1, yaitu 1,27 yang berarti setiap penambahan
biaya Rp. I,- akan memberikan hasil sebesar Rp.1,27,- IRR adalah sebesar 2,37% Sedangkan BEP usahatani cabai merah terjadi pada umur 27 bulan 3 hari
Hasil analisis sensitivitas NPV > 0 (untuk biaya Naik 10% Rp.9.580.434, dan manfaat turun 10% Rp.8.964.448, Net B/C > 1 (untuk biaya naik 10% 1,20, dan manfaat turun 10% 1, 19), IRR > tingkat suku bunga yang berlaku (18%) yaitu pada biaya naik I 0% adalah 2,64% dan manfaat turun 10% adalah 2,56% per bulan dan
BEP umur ekonomis proyek pada biaya naik 10% yaitu pada umur 27 bulan 5 hari serta pada manfaat turun 10% pada umur 27 bulan 5 hari, dengan demikain dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis dapat diterima, berarti usahatani cabai merah di Kecamatan Peukan Baro Kabupaten Pidie layak untuk diusahakan bila ditinjau dari sensitivitas
Dianjurkan kepada petani cabai merah untuk dapat meningkatkan produksi sehingga pendapatan yang diperoleh akan lebih besar Adanya penggunaan sarana dan prasarana yang baik, sebaiknya direncanakan, karena jika hanya mengandalkan teknologi sederhana, bukan tidak mungkin usaha ini akan mengalami kerugian dan tidak optimalnya usaha.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS FINANSIAL PADA USAHATANI CENGKEH RAKYAT
DI DESA PAYA SENARA KECAMATAN SUKAKARYA
KOTA SABANG (Maimun Salem, 2013)
ANALISIS KELAYAKAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN GLUMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE (Reza rizki, 2013)
PERANAN MODAL SOSIAL KELOMPOK TANI DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA DI DESA MEE HAGU KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE (Tasya Nazila, 2023)
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA TANJUNG HAGU KECAMATAN PEUKAN BARO KABUPATEN PIDIE (Sri Wahyuni Mursinah, 2020)
ANALISIS FINANSIAL USAHATANI KAKAO (THEOBREMA CACAO L.)DI KECAMATAN PADANG TIJI KABUPATEN PIDIE (Ahmadun Syawal, 2020)