EKSISTENSI JEUNGKI DI DESA KUBU KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG MATANG GLUMPANG DUA KABUPATEN BIREUEN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

EKSISTENSI JEUNGKI DI DESA KUBU KECAMATAN PEUSANGAN SIBLAH KRUENG MATANG GLUMPANG DUA KABUPATEN BIREUEN


Pengarang

Desy Zuriyati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0906102060008

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2014

Bahasa

Indonesia

No Classification

1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kata Kunci: Eksistensi, Jeungki,

Penelitian ini berjudul “Eksistensi jeungki di Desa Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Matang Glumpang Dua Kabupaten Bireuen” mengangkat masalah tentang bagaimana eksistensi jeungki pada kehidupan masyarakat dan faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya apresiasi mayarakat terhadap jeungki sebagai alat penumbuk padi/beras. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi jeungki dan faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya apresiasi masyarakat terhadap jeungki sebagai alat penumbuk padi/beras di Desa Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Matang Glumpang Dua Kabupaten Bireuen. Sumber data dan lokasi dalam penelitian ini adalah geucik gampong Kubu, ketua dusun Lhok Beurandang, kepala dusun Imum Cut Haji, sekertaris gampong, 2 orang nenek-nenek yang masih memiliki jeungki, serta 15 orang warga gampong tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan mereduksi, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensial jeungki di Desa Kubu Kecamatan Peusangan Siblah Krueng Matang Glumpang Dua Kabupaten Bireuen sudah menurun, atau bisa dikatakan tidak eksis lagi akibat dari faktor teknologi dan ekonomi. Saran dari hasil penelitian ini adalah seharusnya dengan pesatnya perkembangan teknologi, masyarakat Aceh wajib prihatin dengan eksistensi jeungki saat ini, karena tanpa adanya peran masyarakat Aceh dalam melestarikan alat penumbuk tradisioanl ini, maka pastinya tak lama lagi alat penumbuk tradisional ini akan menghilang dari kehidupan masyarakat Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK