PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI LNG (LIQUEFIED NATURAL GAS) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 650.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PRARANCANGAN PABRIK METANOL DARI LNG (LIQUEFIED NATURAL GAS) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 650.000 TON/TAHUN


Pengarang

AZIZ SYAHFATRA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1604103010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik metanol menggunakan LNG (liquefied natural gas) sebagai bahan baku utama. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses two-step reforming. Kapasitas produksi sebesar 650.000 ton/tahun dengan waktu operasi 330 hari/tahun dan waktu 24 jam/hari. Pabrik ini direncanakan didirikan di Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, Indonesia dengan luas area pabrik 52.875 m2. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf (tenaga kerja sebanyak 260 orang). Kebutuhan air untuk pabrik berasal dari Sungai Muturi dengan laju alir 910.653,63 kg/jam, dan untuk kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 12.069,9 kW. Hasil analisis ekonomi diperoleh sebagai berikut:
1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 4.154.722.015.854,-
2. Working Capital Investment (WCI) = Rp 1.038.680.503.964,-
3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 5.193.402.519.818,-
4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 2.232.499.043.868,-
5. Sales Cost (SC) = Rp. 4.587.963.056.982,-
6. Laba Bersih = Rp 1.766.598.009.836,-
7. Pay Out Time (POT) = 4 tahun 2 bulan 6 hari
8. Break Event Point (BEP) = 26 %
9. Internal Rate of Return (IRR) = 25,24 %
Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis diatas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik metanol ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK