<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="8794">
 <titleInfo>
  <title>BENTUK PENYAJIAN TARI SEKAPUR SIRIH DI KABUPATEN ACEH TAMIANG</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sepri Cah Ayu</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2014</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kata Kunci: Bentuk penyajian, tari, sekapur sirih.&#13;
&#13;
	Penelitian ini berjudul “Bentuk Penyajian Tari sekapur sirih di Kabupaten Aceh Tamiang” mengangkat masalah tentang bagaimana bentuk penyajian tari sekapur sirih dan apa makna dari tari tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyajian tari sekapur sirih dan makna tari sekapur sirih di Kabupaten Aceh Tamiang. Sumber data dan lokasi dalam penelitian ini adalah tokoh adat di sanggar Permata Kabupaten Aceh Tamiang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan teknik pengolahan dan analisis data dengan mereduksi, display, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari sekapur sirih merupakan tari persembahan masyarakat melayu di Aceh Tamiang dalam menyambut pengantin dan tamu kehormatan. Tari sekapur sirih ditarikan oleh enam orang penari putri, dengan menggunakan tepak yang diisi racikan sirih siap makan sebagai properti, tari ini memiliki sebelas ragam gerak, dan diiringi dengan alat musik accordion, biola, gendang melayu. Secara keseluruhan makna tari sekapur sirih menunjukkan bagaimana masyarakat menyambut tamu yang datang dengan setepak sirih sebagai tanda kehormatan dan kemuliaan kepada tamu.</note>
 <subject authority="">
  <topic>FOLK DANCING</topic>
 </subject>
 <classification>793.31</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>8794</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-09-01 17:32:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-12-04 15:37:21</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>