KAJIAN NUMERIK PERPINDAHAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA DENGAN VARIASI BERBAGAI ABSORBER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KAJIAN NUMERIK PERPINDAHAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA DENGAN VARIASI BERBAGAI ABSORBER


Pengarang

M FAIZAN A - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1404102010059

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Energi cahaya matahari menjadi salah satu energi yang sering digunakan pada proses pengeringan, karna sumber dayanya melimpah di Indonesia. Dalam pengaplikasian alat pengering, kolektor surya sering dipakai sebagai alat tambahan dalam mempercepat proses pengeringan. Kolektor surya merupakan alat yang berfungsi sebagai penyerap energi panas yang dipancarkan radiasi matahari. Simulasi numerik dengan menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) merupakan salah satu cara untuk memprediksi karakteristik perpindahan panas yang terjadi di dalam solar kolektor. Metode ini banyak digunakan karena sifatnya yang relatif murah dan cepat untuk mendapatkan hasil dibandingkan dengan melakukan pengujian langsung. Benar tidak hasil sebuah simulasi komputasi sangat tergantung pada inputan yang diberikan serta cara memproses data inputan tersebut. Pada tulisan ini dilakukan simulasi perpindahan panas pada kolektor surya dengan variasi pada jenis absorbernya untuk tujuan melihat sejauh mana simulasi numerik mampu menampilkan data penyerapan panas pada material absorber yang di uji pada eksperimen. Pilihan jenis absorber yang di uji adalah pasir besi murni dan pasir besi dengan campuran gram besi dikarenakan model tersebut sudah memiliki database hasil pengujian dan memiliki nilai properties yang diketahui. Hasil simulasi dari nilai keluaran kolektor surya untuk pasir besi mencapai 89°C pada jam 13:00 dimana intensitas paling tinggi dan untuk absorber pasir besi campur gram besi mencapai 97°C, hasil nilai error ini masih diijinkan dan dapat dikatakan layak karna validasi pada nilai error masih dibawah 10%.

Kata kunci : Energi Surya, Absorber, CFD, Kolektor Surya

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK