Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENILAIAN DAN PENATAAN ASET IRIGASI DAERAH IRIGASI TEUREBEH KECAMATAN JANTHO KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
Beryl Choliq Ar-Rahman - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1804201010031
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Daerah Irigasi (D.I) Teurebeh merupakan salah satu irigasi potensial yang terletak di Desa Teureubeh Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar, dengan cakupan area pertanian yang cukup luas yaitu 750 Ha maka perlu suatu pengelolaan irigasi yang baik guna mencapai tingkat pelayanan yang optimum. Sejak awal pembangunan sampai sekarang ini D.I. Teurebeh terus mengalami penyusutan luasan hal ini disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya alih fungsi lahan dan penyusutan debit air, baik karena patahan maupun bocoran pada saluran, sehingga air yang sampai ke sawah terus berkurang ditambah lagi adanya sadap liar dan lainnya. Lokasi penelitian ini terletak di D.I. Teurebeh Kecamatan Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai kinerja sistem irigasi, upaya penanganan serta prioritas penangan pada D.I. Teurebeh. Pengambilan data pada penelitian berupa Observasi langsung/pengamatan lapangan untuk mendapatkan nilai indeks penilaian kinerja dan selanjutnya penentuan prioritas penanganan menggunakan metode Mann – Whitney. Tahapan Penataan Aset Irigasi (PAI) meliputi beberapa tahapan yaitu inventarisasi, perencanaan pengelolaan, pelaksanaan pengelolaan, dan evaluasi pelaksanaan pengelolaan aset irigasi, serta pemutakhiran hasil inventarisasi aset irigasi. Hasil dari kegiatan inventarisasi untuk 6 aspek penilaian kinerja sebagai berikut, Prasarana Fisik 28,81%, Produktivitas Tanam 12,85%, Sarana Penunjang 1,68%, Organisasi Personalia 9,75%, Dokumentasi 0,70% dan P3A 5,38%. Selanjutnya hasil nilai kondisi Kinerja Sistem Irigasi Teurebeh diperoleh nilai 59,16% dari maksimal 100%, dapat dikatagorikan “Kinerja Kurang dan Perlu Perhatian”. Selanjutnya perhitungan perioritas penanganan antara saluran primer dan saluran sekunder menggunakan Metode Mann – Whitney didapatkan hasil tidak ada perbedaan yang berarti antara penanganan kedua saluran tersebut. Penanganan yang dibutuhkan seperti pengamanan jaringan irigasi, pemeliharaan rutin, pemeliharaan berkala, dan penanggulangan untuk asset irigasi.
Kata Kunci : D.I. Teurebeh, Inventaris aset, Mann – Whitney.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI BARO KANAN KABUPATEN PIDIE (Husaini, 2019)
SIKAP PETANI TERHADAP PENGELOLAAN IRIGASI DI KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (SAFRINA, 2020)
KAJIAN KINERJA SISTEM IRIGASI DI DAERAH IRIGASI PANDRAH KABUPATEN BIREUEN (WINARDI, 2019)
EVALUASI KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI SUSOH KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Hasrina Oufa, 2024)
PENILAIAN DAN UPAYA PENINGKATAN KINERJA SISTEM IRIGASI PADA DAERAH IRIGASI KR. BARO KIRI KABUPATEN PIDIE (Firman Saputra, 2018)