Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERENCANAAN JADWAL MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJS KESEHATAN KANTOR CABANG LANGSA
Pengarang
ABZAR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1604001010004
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (D3) / PDDIKTI : 22401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pembangunan gedung saat ini mengalami peningkatan kemajuan yang pesat. Bangunan gedung tidak hanya digunakan untuk tempat tinggal namun dapat digunakan sebagai prasarana aktivitas perkantoran. Salah satunya yaitu Pembangunan Gedung BPJS Kesehatan Kantor Cabang Langsa dimana PT. Aceh Lintas Sumatera sebagai kontraktor yang melaksanakan pembangunan dan CV. Deverian Consultant sebagai konsultan pengawas. Latar belakang perencanaan jadwal kebutuhan material adalah karena pada pekerjaan proyek sering terjadi keterlambatan karena persediaan material yang tidak sesuai dengan volume yang di butuhkan. Sehingga proses pelaksanaan menjadi terganggu karena kurangnya material yang tersedia. Nilai kontrak untuk pelaksanaan pembangunan Gedung BPJS Kesehatan Kantor Cabang Langsa adalah Rp 898.480.923,41. Hasil perencanaan memberikan informasi jadwal kebutuhan material dalam bentuk histogram didapatkan hasil yaitu kebutuhan semen portland tertinggi 1.250 zak, terendah berjumlah 3 zak dan total kebutuhan yaitu 10.440 zak. Kebutuhan besi beton tertinggi 248.169,19 kg, terendah 948,18 kg dan total kebutuhan yaitu 1.366.380 kg. Kebutuhan kawat beton tertinggi 3.545,27 kg, terendah 36,26 kg dan total kebutuhan yaitu 19.844 kg. Kebutuhan pasir beton tertinggi 73,028 m3, terendah 0,326 m3 dan total kebutuhan yaitu 422,585 m3. Kebutuhan kerikil tertinggi 117,16 m3, terendah 0,51 m3 dan total kebutuhan yaitu 668,26 m3. Kebutuhan kayu kelas III tertinggi 51,27 m3, terendah 0,34 m3 dan total kebutuhan yaitu 315 m3. Kebutuhan paku tertinggi 512,74 kg, terendah 1,56 kg dan total kebutuhan yaitu 3.041 kg. Kebutuhan dolken tertinggi 4.925 btg, terendah 5 btg dan total kebutuhan yaitu 21.391 btg. Kebutuhan Pasir Pasang tertinggi 106,30 m3, terendah 1,58 m3 dan total kebutuhan yaitu 502 m3. Kebutuhan batu bata tertinggi 74.990 buah, terendah 1.260 buah dan total kebutuhan yaitu 267.280 buah.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERENCANAAN JADWAL TENAGA KERJA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJS KESEHATAN KANTOR CABANG LANGSA (Rohmat Prihanto, 2020)
ESTIMASI KEBUTUHAN MATERIAL PADA KOMPONEN STRUKTURAL DI PEMBANGUNAN GEDUNG PLAZA KULINER KOTA SABANG (MUCHSIN ALATAS, 2020)
PERENCANAAN JADWAL MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SMA NEGERI 1 KUTA JEUMPA ACEH BARAT DAYA (Dea Lestari, 2021)
PERENCANAAN KEBUTUHAN MATERIAL PADARNPROYEK PEMBANGUNAN ASRAMA 2 LANTAIRNBARU DAN LANJUTAN ASRAMA LANTAI 3 DAYAHRNBABUSSALAM AL-AZIZIYAH PUTRA (MUHAMMAD FURQAN, 2022)
MANAJEMEN PELAYAN JASA PADA PT. BINTANG LESTARI PUTRA PERKASA KANTOR PUSAT BANDA ACEH (Sayed Yasin Ziyad Assiry, 2023)