<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="87877">
 <titleInfo>
  <title>PERENCANAAN JADWAL MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJS KESEHATAN KANTOR CABANG LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ABZAR</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pembangunan  gedung  saat  ini  mengalami  peningkatan  kemajuan  yang  pesat. Bangunan  gedung  tidak  hanya  digunakan  untuk  tempat  tinggal  namun  dapat digunakan sebagai prasarana aktivitas perkantoran. Salah satunya yaitu Pembangunan Gedung  BPJS  Kesehatan  Kantor  Cabang  Langsa  dimana  PT.  Aceh  Lintas  Sumatera sebagai  kontraktor  yang  melaksanakan  pembangunan  dan  CV.  Deverian  Consultant sebagai konsultan pengawas. Latar belakang perencanaan jadwal kebutuhan material adalah  karena  pada pekerjaan  proyek  sering  terjadi  keterlambatan  karena  persediaan material  yang  tidak  sesuai  dengan  volume  yang  di  butuhkan.  Sehingga  proses pelaksanaan  menjadi  terganggu  karena  kurangnya  material  yang  tersedia.  Nilai kontrak  untuk  pelaksanaan  pembangunan  Gedung  BPJS  Kesehatan  Kantor  Cabang Langsa  adalah  Rp  898.480.923,41.  Hasil  perencanaan  memberikan  informasi  jadwal kebutuhan  material dalam bentuk histogram didapatkan hasil yaitu kebutuhan semen portland  tertinggi  1.250  zak,  terendah  berjumlah  3  zak  dan  total  kebutuhan  yaitu 10.440  zak.  Kebutuhan  besi  beton  tertinggi  248.169,19  kg,  terendah  948,18  kg  dan total  kebutuhan  yaitu  1.366.380  kg.  Kebutuhan  kawat  beton  tertinggi  3.545,27  kg, terendah  36,26  kg  dan  total  kebutuhan  yaitu  19.844  kg.  Kebutuhan  pasir  beton tertinggi  73,028  m3,  terendah  0,326  m3  dan  total  kebutuhan  yaitu  422,585  m3. Kebutuhan  kerikil  tertinggi  117,16  m3,  terendah  0,51  m3  dan  total  kebutuhan  yaitu 668,26 m3. Kebutuhan kayu kelas III tertinggi 51,27 m3, terendah 0,34 m3 dan total kebutuhan  yaitu 315 m3. Kebutuhan paku tertinggi 512,74 kg, terendah 1,56 kg dan total kebutuhan yaitu 3.041 kg. Kebutuhan dolken tertinggi 4.925 btg, terendah 5 btg dan  total  kebutuhan  yaitu  21.391  btg.  Kebutuhan  Pasir  Pasang  tertinggi  106,30  m3, terendah  1,58  m3  dan  total  kebutuhan  yaitu  502  m3.  Kebutuhan  batu  bata  tertinggi 74.990 buah, terendah 1.260 buah dan total kebutuhan yaitu 267.280 buah.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>87877</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-02-03 13:50:06</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-02-03 15:14:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>